Perluasan Masjid Baiturrahman di Aceh jalan terus selama Ramadan
Merdeka.com - Proyek perluasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh direncanakan tetap berjalan selama Ramadan. Pihak kontraktor, PT Waskita Karya, berjanji pembangunan itu tidak mengganggu kenyamanan jamaah hendak beribadah.
Pantauan merdeka.com, sejumlah pekerja sedang membersihkan lokasi luar masjid, akan dijadikan tempat beribadah selama Ramadan. Khususnya jamaah salat tarawih diperkirakan akan memadati masjid sejak awal.
Lokasi tempat salat tarawih telah dibersihkan oleh pekerja. Pihak kontraktor telah menyediakan lokasi parkir jamaah di bekas pembangunan hotel Aceh, Jalan Muhammad Jam, dan di sebelah barat masjid.
Koordinator Lapangan PT Waskita Karya, Hasanuddin, memperkirakan masjid bisa menampung 13 ribu jamaah, meskipun pembangunan tetap berjalan. Dia hanya berencana mengurangi pekerjaan.
"Rinciannya dalam masjid muat tujuh ribu jamaah, dan luar masjid yang sedang kita bersihkan ini muat enam ribu jamaah," kata Hasanuddin, di Banda Aceh, Jumat (3/6).
Menurut Hasanuddin, pihak perusahaan akan membuka semua pintu masuk selama Ramadan, terutama saat ibadah salat tarawih.
"Kerjaannya dikondisikan, jangan mengganggu orang beribadah. Pekerjaan tetap dijalankan, karena ada beberapa pekerjaan yang memang tidak bising, seperti penyelesaian akhir suatu pekerjaan," imbuh Hasanuddin.
Pembangunan perluasan masjid Baiturrahman diperkirakan selesai Juni 2017. Hingga Juni 2016, pekerjaan telah selesai dikerjakan sebanyak 42 persen. Setelah semua pembangunan selesai, parkir dibuat di bawah tanah diharapkan bisa menampung lebih dari 420 mobil dan ribuan sepeda motor.
"Sekarang sudah selesai pekerjaan cor. Sekarang kita sedang melanjutkan pada pembangunan dan pemasangan tiang payung sebanyak 12 payung," tutup Hasanuddin. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya