Tak ada orang partai di komisaris Antam, Teddy naik kelas jadi dirut
Teddy mengapresiasi kinerja PT Antam di bawah kepemimpinan Tato Miraza.
Beberapa pekan terakhir, pergantian komisaris di beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menarik perhatian publik. Sebab, sejumlah tokoh politik, orang partai, hingga pengamat hukum 'dititipkan' di beberapa perusahaan pelat merah.
Namun kondisi itu tidak terjadi di PT Aneka Tambang Tbk. Tidak ada orang politik di jajaran direksi maupun komisaris perusahaan tambang negara.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan Direktur Operasi Teddy Badrujaman naik kelas menjadi Direktur Utama. Dia menggantikan Tato Miraza yang diberhentikan secara hormat.
"Pemegang saham telah menyetujui pengangkatan pak Teddy untuk menggantikan saya sebagai Direktur Utama Antam," ujar Tato usai RUPS Tahunan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/3).
Selain mengangkat Teddy, Perseroan juga menunjuk Direktur Utama PT Indonesia Chemical Alumina Agus Zamzam Jamaluddin duduk di kursi direktur Antam, Aloysius Kiik Ro dan Johan NB Nababan juga sebagai direktur Antam yang baru.
Direktur Keuangan Djaja Tambunan dan Direktur Pengembangan Hendra Santika diberhentikan secara hormat oleh para pemegang saham. Dengan begitu, komposisi jajaran direktur yang baru sama dengan direktur yang lama yaitu enam orang.
Teddy mengapresiasi kinerja PT Antam di bawah kepemimpinan Tato Miraza. "Guidance kita utamakan kemajuan perusahaan. Kita akan pikirkan bagaimana caranya untuk sesuai harapan kita semua," ucap Teddy.
Baca juga:
Jadi komisaris PT Timah, Emron Pangkapi lepas jabatan di PPP
Diisi politisi dan relawan Jokowi, makin banyak korupsi di BUMN
Bahaya laten politisi duduk di kursi komisaris BUMN
Dahlan bersih-bersih, Rini Soemarno justru bikin BUMN rasa politik
Begal dan premanisme di tubuh BUMN era Jokowi-JK