Pemkab Sigi Dorong Kopdes Merah Putih Sigi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Pemkab Sigi serius menggarap program Makan Bergizi Gratis dengan melibatkan 164 Kopdes Merah Putih Sigi, berupaya memutus mata rantai tengkulak.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, secara aktif mendorong peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan menyejahterakan para petani.
Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyatakan harapannya agar Kopdes Merah Putih Sigi dapat lebih fokus bergerak di bidang pertanian. Hal ini disampaikan saat mengikuti rapat kerja Kahmi Sulteng di Taman Taiganja Desa Kalukubula, Sigi, pada Minggu (28/9).
Kerja sama antara pemerintah daerah dan Kopdes Merah Putih ini menjadi strategi utama. Tujuannya adalah untuk memastikan pasokan bahan pangan berkualitas bagi program MBG sekaligus memutus mata rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani.
Peran Strategis Kopdes Merah Putih dalam Pertanian Sigi
Kopdes Merah Putih Sigi diharapkan menjadi tulang punggung bagi sektor pertanian lokal. Bupati Rizal menekankan pentingnya kerja sama seluruh pengurus Kopdes dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan program MBG. Koperasi ini akan berperan aktif dalam membantu petani.
Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari biaya pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pengadaan bibit berkualitas, hingga persoalan pemasaran hasil panen. "Saya bersama Kopdes Merah Putih ini berupaya bergerak membantu para petani di Kabupaten Sigi mulai dari biaya pengolahan, pemupukan, bibit, sampai persoalan pemasaran," ucap Bupati Rizal.
Langkah ini merupakan upaya konkret untuk memandirikan petani di Kabupaten Sigi. Dengan dukungan Kopdes Merah Putih, petani diharapkan dapat menentukan harga jual produk mereka sendiri. Mereka tidak lagi diatur oleh pihak lain, sehingga keuntungan yang diperoleh bisa lebih maksimal.
Mekanisme Pembiayaan dan Pemasaran Hasil Panen
Untuk mendukung operasionalnya, Kopdes Merah Putih Sigi akan meminjam dana dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana ini kemudian akan disalurkan untuk membiayai kegiatan pertanian para petani di Kabupaten Sigi. Ini mencakup sektor peternakan, hortikultura, dan perikanan.
Mekanisme ini dirancang agar petani mendapatkan dukungan finansial yang memadai. Saat panen tiba, Kopdes Merah Putih akan membeli langsung hasilnya dari petani. Produk-produk pertanian tersebut kemudian akan dijual dan disalurkan ke pihak penyelenggara MBG di Kabupaten Sigi.
Bupati Rizal menjelaskan bahwa dengan sistem ini, ekonomi di daerah tersebut dapat berputar secara konsisten. Selain itu, bahan pangan yang dibutuhkan untuk dapur program MBG dapat dengan mudah didapatkan langsung dari sumbernya, yaitu para petani lokal. Ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.
Uji Coba dan Potensi Pengembangan Program
Program kolaborasi antara Pemkab Sigi dan Kopdes Merah Putih ini telah memasuki tahap uji coba. "Kegiatan ini sudah kami mulai uji coba dan berjalan di Desa Maku Kecamatan Dolo sebagai pilot project di Kabupaten Sigi," ujar Bupati Rizal. Keberhasilan di desa percontohan ini akan menjadi modal untuk pengembangan lebih lanjut.
Di Kabupaten Sigi sendiri, telah terbentuk sebanyak 164 Kopdes Merah Putih. Seluruh koperasi ini juga telah memiliki badan hukum resmi dari Kementerian Hukum RI. Jumlah yang signifikan ini menunjukkan potensi besar untuk implementasi program secara luas.
Keberadaan Kopdes Merah Putih yang berbadan hukum dan terstruktur diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan program MBG. Selain itu, ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Ini menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dan komunitas dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Sumber: AntaraNews