LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Survei: 85 Persen UMKM Sudah Pulih di Kuartal I-2021

Survei Mandiri Institute terhadap kondisi UMKM dalam masa pandemi covid-19 menunjukkan terdapat 22 persen UMKM yang tadinya berhenti telah kembali beroperasi secara normal pada 2021. Sehingga, diperkirakan bisnis UMKM telah mengalami perbaikan yang signifikan hingga awal kuartal II-2021.

2021-06-30 10:51:41
UMKM
Advertisement

Survei Mandiri Institute terhadap kondisi UMKM dalam masa pandemi covid-19 menunjukkan terdapat 22 persen UMKM yang tadinya berhenti telah kembali beroperasi secara normal pada 2021. Sehingga, diperkirakan bisnis UMKM telah mengalami perbaikan yang signifikan hingga awal kuartal II-2021.

Survei yang dilakukan pada Maret – April 2021 terhadap 505 UMKM di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan beberapa provinsi di Indonesia bagian timur tersebut juga menunjukkan bahwa sebanyak 85 persen responden UMKM menjawab kondisi usaha sudah kembali berjalan normal pada awal Kuartal II-2021.

"Padahal, jika melihat situasi pada September 2020, hanya 28 persen UMKM yang menjawab bahwa kondisi usaha sudah normal," kata Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono, Rabu (30/6).

Advertisement

Dia melanjutkan, kinerja penjualan UMKM pada awal kuartal II-2021 juga sudah membaik, meski masih terdapat resiko terjadi penurunan yang tinggi. Hasil survei mengindikasikan bahwa pelaku usaha yang mengalami kenaikan omzet dan dapat mempertahankan omzet penjualannya semakin banyak. Namun, masih terdapat lebih dari 50 persen UMKM yang menjawab bahwa penjualannya mengalami penurunan dibandingkan kondisi 2020.

"Terkait dengan penetrasi digital, kami mencatat mayoritas UMKM sudah memiliki saluran pemasaran digital untuk menjual produknya. Media sosial masih menjadi platform pilihan utama pelaku usaha dalam melakukan pemasaran dan penjualan dengan rasio 40 persen. Hal ini diikuti oleh penggunaan layanan instant messaging (38 persen), platform e-commerce (13 persen), dan platform ride hailing (5 persen)," ungkapnya.

Kendati demikian, survei mengungkapkan bahwa utilisasi saluran pembayaran digital masih rendah pada UMKM. Temuan awal, lanjutnya, menunjukkan hanya 24 persen usaha yang menggunakan e-wallet dalam bertransaksi usaha. Mayoritas usaha, sebesar 51 persen, tidak menggunakan channel transaksi non-tunai, seperti melalui e-wallet dan EDC.

Advertisement

"Adapun terkait pembiayaan, kami mendapatkan bahwa mayoritas UMKM masih mengandalkan sumber pembiayaan dari perbankan," paparnya.

Hal ini didasarkan dari hasil survei bahwa lebih dari setengah pemilik usaha UMKM atau sebanyak 58 persen mengandalkan pembiayaan dari sektor perbankan. Lalu, kurang dari seperempat atau sebanyak 22 persen melalui institusi finansial non-bank, sementara yang memiliki pinjaman melalui fintech hanya tercatat sebanyak 6 persen.

"Oleh karena itu, kami mengusulkan agar program bantuan pemerintah untuk UMKM perlu dilanjutkan. Lalu efektifitas sasaran target usaha serta komunikasi kebijakan ini perlu ditingkatkan, mengingat survei ini mencatat bahwa sebesar 82 persen dari responden mengetahui adanya program bantuan UMKM, namun hanya 41 persen usaha yang mendaftar program tersebut," tutup Yudo.

Baca juga:
Imbas PPKM Mikro, Pedagang Warteg di Jakarta Menjerit
Berani Berubah: Dari Pengusaha Travel, Bule Jual Ayam Panggang Khas Belgia
Cerita Pengusaha Usia 20 Tahun Mampu Raup Rp500 Juta/Bulan Saat di Tengah Pandemi
Akumindo Sebut Perizinan Masih Jadi Kendala UMKM
Kemenkop UKM Sudah Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Penerima BPUM Tak Tepat Sasaran
Wagub DKI: Kami Ingin di 2021 Jakarta Bangkit dengan Perekonomian Terus Meningkat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.