LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Stafsus Presiden Jelaskan RI Turun Status Jadi Negara Penghasilan Menengah ke Bawah

Posisi Indonesia turun karena Gross National Income (GNI) Indonesia hanya sebesar USD 3.979 per kapita. Pemicunya kondisi ekonomi nasional yang terjadi sepanjang 2020.

2021-07-08 15:31:38
Bank Dunia
Advertisement

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta menilai Indonesia masih tetap berada dalam kategori negara berpendapatan menegah. Sebelumnya, Laporan Bank Dunia (World Bank) menyebutkan peringkat Indonesia turun menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income).

Posisi Indonesia turun karena Gross National Income (GNI) Indonesia hanya sebesar USD 3.979 per kapita. Pemicunya kondisi ekonomi nasional yang terjadi sepanjang 2020.

"Indonesia pada dasarnya tetap terkategori sebagai negara berpendapatan menengah menurut Bank Dunia. Tetapi dalam kategori negara berpendapatan menengah posisi Indonesia terakhir ada di lower middle income dan sempat naik kelas ke upper middle income di tahun 2019," katanya dalam keterangan pers, Kamis (8/7).

Advertisement

Hal tersebut kata dia disebabkan karena sejak awal 2020 seluruh dunia termasuk Indonesia masuk ke dalam pandemi.

Penyelamatan masyarakat dan kesehatan menjadi prioritas, social distancing diterapkan dengan adanya PSBB dan PPKM sehingga mobilitas masyarakat berkurang dan laju pertumbuhan ekonomi terkontraksi.

"Ke depan jika kita asumsikan pertumbuhan ekonomi kita 5-6% pertahun dan pertumbuhan penduduk kita 1,2% per tahun maka dalam waktu tidak terlalu lama yakni 1-2 tahun kedepan kita akan segera kembali masuk ke kategori upper middle income. Meskipun ada peningkatan thresholds yang dilakukan World Bank yakni dari USD4.046 menjadi USD4.096," jelas Arif.

Advertisement

Lalu dia juga menjelaskan terkait adanya laporan World Bank terbaru menyebutkan tahun 2020 kita kembali turun menjadi Lower Middle Income. Menurut dia secara sederhana adalah karena pendapatan perkapita atau GNI per Kapita pada tahun 2019 ketika naik kelassebesar US$4.050 atau baru berada sedikit diatas batas bawah klasifikasi yang ditetapkan World Bank yakni US$4.046.

"Sehingga ketika awal 2020 ekonomi kita terkontraksi karena terdampak oleh Covid-19, maka pendapatan perkapita kita turun menjadi US$3.870 dan akhirnya kembali ke kategori Lower Middle Income," ungkapnya.

Sementara itu selain Indonesia kata dia ada beberapa negara yang juga turun dari Upper Middle Income menjadi Lower Middle Income seperti Belize, Samoa, serta Iran. Dia menjelaskan bahkan Iran mengalami penurunan GNI cukup dalam yakni dari US$5.240 menjadi US$2.870. tidak hanya itu ada juga beberapa negara yang turun peringkat dari High Income menjadi Upper Middle Income seperti Mauritius, Panama, Romania.

"Banyak negara yang juga mengalami penuruan GNI perkapita, namun karena kondisi tidak berada didekat income classification thresholds yang ditetapkan maka tidak mengalami perubahan ataupun penurunan kelas," bebernya.

Baca juga:
Dampak Positif RI Turun Kelas ke Negara Berpenghasilan Menengah Bawah
Jubir Presiden Yakin Jokowi Tetap Optimis Saat Ada Laporan RI Turun Kelas Ekonomi
Indonesia Turun Kelas Jadi Negara Menengah Bawah, Pengangguran Makin Sulit Cari Kerja
RI Turun Kelas jadi Negara Berpendapatan Menengah Bawah, Rupiah Ditutup Melemah
Kemenkeu: Pemerintah Mampu Tahan Kontraksi Ekonomi yang Lebih Dalam

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.