Stabilisasi harga bahan pokok, Kadin minta revitalisasi peran Bulog
"Bulog difungsikan kembali agar lebih efektif sebagai penyangga (pengendali harga kebutuhan pokok)
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto meminta pemerintah untuk mengaktifkan kembali peran Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menstabilkan harga beras yang saat ini tengah mengalami kenaikan. Saat ini, Bulog belum berperan maksimal dalam kendalikan harga pangan.
"Bulog difungsikan kembali agar lebih efektif sebagai penyangga (pengendali harga kebutuhan pokok). Dulu kan seperti itu, ketika harga naik, (Bulog) sebar (beras ke pasar). Bulog harus punya stok (beras)," ujar Suryo yang ditemui dalam acara Sustainable Business Awards Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (25/2).
Dia menegaskan kenaikan harga beras terjadi karena tidak seimbangnya antara demand (permintaan) dan supply (pasokan). Saat ini di pasaran permintaan beras sangat tinggi tetapi pasokannya belum memadai.
"Permintaan tinggi pasokan kurang, tidak lancar, intinya di situ. Saya harap pemerintah melalui Bulog menjamin agar harga beras stabil dengan mengembalikan fungsi Bulog," kata dia.
Suryo meminta pemerintah tidak mencari 'kambing hitam' atas penyebab naiknya harga beras. Selain itu, kenaikan harga beras tidak menjadi komoditi politik pemerintah. "Seharusnya kenaikan harga beras jangan ke mafia atau politis," pungkas dia.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel sendiri menuding adanya mafia beras di balik melambungnya harga beras belakangan ini. Pasalnya, sejak Desember 2014 hingga Januari 2015 lalu, Badan Urusan Logistik (Bulog) sudah melakukan operasi pasar dengan menggelontorkan 75 ribu ton beras ke Pasar Cipinang.
Hal ini membuat Rachmat akan melakukan evaluasi yang dilanjutkan dengan audit distribusi dalam dua bulan ke depan. Tujuannya, untuk memastikan beras yang sampai ke tangan masyarakat dijual sesuai dengan ketetapan pemerintah.
Rachmat sendiri menegaskan tak akan mengimpor beras. Menurut dia, panen raya diperkirakan berlangsung pada Maret dan cadangan beras akan mencukupi dengan membenahi jalur distribusi ke masyarakat.
Baca juga:
Stabilisasi harga bahan pokok, Kadin minta revitalisasi peran Bulog
Distribusikan beras murah, jatim gelar operasi pasar di 122 titik
Presiden Jokowi: Kenaikan harga beras Februari ini tidak wajar
Punya 1,4 juta ton di Bulog, Jokowi jamin stok beras aman
Beras Bulog kurang diminati masyarakat Sulawesi Utara
Kisruh meroketnya harga beras hingga seret nama Presiden Jokowi