LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani: Penggunaan narkoba gerus daya beli masyarakat

"Mengganggu, karena narkoba itu adalah underground ekonomi ilegal. Sehingga dia tidak tercapture, dia jelas menggerus daya beli masyarakat," kata Sri Mulyani.

2018-01-19 13:18:40
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penggunaan narkoba di masyarakat dapat mengganggu kondisi perekonomian. Sebab, penggunaan narkoba secara masif dapat menggerus daya beli masyarakat.

"Mengganggu, karena narkoba itu adalah underground ekonomi ilegal. Sehingga dia tidak tercapture, dia jelas menggerus daya beli masyarakat," ujarnya di Gedung Bea Cukai, Jakarta, Jumat (19/1).

Sri Mulyani mengatakan, transaksi pembelian dan penjualan narkoba tidak terekam atau tidak dicatatkan. Meskipun nilai pembeliannya tetap ada, namun tidak memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi.

Advertisement

"Dengan dibelinya barang-barang ini, kemudian transaksinya tidak terekam. Sehingga tidak ada dampaknya ke ekonomi kita, tidak terekam tapi valuenya yang ada," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, dampak penggunaan narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama pada generasi muda. Generasi muda yang seharusnya menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan tidak dapat berkarya dengan baik karena terjebak penggunaan narkoba.

"Generasi muda yang seharusnya dia berinovasi, inovatif menjadi tulang punggung Indonesia, tapi sudah dirusak oleh narkoba. Ini adalah sesuatu yang perlu kita waspadai," tegasnya.

Advertisement

Baca juga:
YLKI catat 642 pengaduan sepanjang 2017, tertinggi belanja online 16 persen
Bea Cukai dan BNN gagalkan penyelundupan 40 Kg Sabu di Aceh
Ini alasan pendanaan infrastruktur lewat pasar modal lebih baik dibanding perbankan
Harga emas Antam stagnan di Rp 628.000 per gram
Jokowi ke BUMN: Jangan andalkan APBN bangun infrastruktur

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.