LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani: Dana ke daerah tinggi tapi kualitas SDM tidak meningkat

"Jumlah uang naiknya sudah luar biasa besar, namun kualitas perbaikan SDM kita diukur dari pendidikan, kesehatan, tingkat kemiskinan itu tidak meningkat secara cukup besar. Maka ini indikator adanya krisis dari sisi manajemen dan kepemimpinan."

2017-03-02 12:09:37
Kemenkeu
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani menggelar Sosialisasi Kebijakan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2017. Dalam kesempatan ini, Ani, sapaan akrab Sri Mulyani menegaskan pentingnya dana transfer daerah.

"Transfer ke daerah makin lama makin penting, kalau ibu bapak sekalian lihat, dalam lima tahun terakhir naik dari hanya Rp 480 triliun mencapai Rp 764,9 triliun. Ini Rp 765 triliun lah mungkin itu Rp 1 triliun lebih tinggi dari K/L. Karena memang tanggung jawab daerah makin besar, mereka harus melayani langsung kepada masyarakat," katanya di gedung Dhanapala, Kamis (2/3).

Ani menyebut, tren penyaluran dana ke daerah saat ini sudah lebih baik. Terlihat dari pemanfaatan dana daerah, di mana belanja pegawai mengalami penurunan dan ini dapat dialokasikan untuk infrastruktur."Saya melihat ada tren yang bagus, belanja pegawai relatif menurun dan belanja modal infrastruktur membaik," ujarnya.

Advertisement

Walau begitu, Ani masih menyayangkan indeks kualitas masyarakat di daerah tidak terlalu baik walau dana transfer desa dari tahun ketahun mengalami kenaikan.

"Jumlah uang naiknya sudah luar biasa besar, namun kualitas perbaikan SDM kita diukur dari pendidikan, kesehatan, tingkat kemiskinan itu tidak meningkat secara cukup besar. Maka ini indikator adanya krisis dari sisi manajemen dan kepemimpinan. Itu adalah krisis dari sisi ide, kemampuan untuk menyalurkan dan faktor korupsi dan tata kelola tidak baik," tutupnya.

Baca juga:
Sri Mulyani bongkar amburadulnya anggaran, tak bisa lepas dari utang
Sebulan lagi, dana tebusan Tax Amnesty masih kurang Rp 53 triliun
Menkeu tebar ancaman bagi WP tak ikut Tax Amnesty
Cerita Sri Mulyani soal Tax Amnesty RI tersukses dan dilirik dunia
Ini penyebab negara sulit kurangi utang versi Menkeu Sri Mulyani

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.