LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

S&P belum beri peringkat investment grade, ini komentar bos BI

Agus menilai BI bersama pemerintah sejauh ini sudah berhasil mempertahankan kondisi fundamental ekonomi.

2016-06-02 09:05:22
Bank Indonesia
Advertisement

Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) belum memberikan peringkat investment grade atau layak investasi untuk Indonesia. Lembaga tersebut memberi peringkat utang Indonesia masih di level BB+ untuk surat utang jangka panjang dan B untuk surat utang jangka pendek.

Terhadap penilaian S&P, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo mengatakan, Indonesia akan tetap waspada terhadap perkembangan perekonomian dunia sambil tetap menata perekonomian dalam negeri.

"Saya tidak menjadi ragu bahwa kita di Indonesia akan tetap perhatikan perkembangan ekonomi dunia dan berusaha memperkuat makro ekonomi Indonesia," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (1/6) malam.

Advertisement

Lebih khusus Agus mengatakan, Bank Indonesia bersama pemerintah akan terus memantau perkembangan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Federal Reserve (The Fed) mengenai tingkat suku bunganya.

"Termasuk indikator ekonomi Indonesia bahwa amerika telah memberikan pesan atau sinyal mungkin di Juni atau Juli ada kenaikan Fed Fund Rate," imbuh Agus.

Agus menilai BI bersama pemerintah sejauh ini sudah berhasil mempertahankan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap stabil bahkan meningkat.

Advertisement

"Yang perlu kita lakukan adalah menjaga fundamental ekonomi Indonesia tetap naik. Kita lihat inflasi yang ternyata hari ini keluar 3,3 year on year sudah lebih rendah dari bulan lalu yang 3,6 dan juga mengenai transaksi berjalan kita melihat kondisi yang juga lebih sehat. Jadi hal-hal seperti ini tentu akan membuat kita lebih siap menghadapi tekanan-tekanan dari eksternal," tutup Agus.

Baca juga:
BI beri penghargaan bank pendukung UMKM 2016
BI nilai urbanisasi berpengaruh kecil terhadap PDB Indonesia
BI siapkan Rp 160 T antisipasi kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri
Bos BI dukung langkah pemerintah kembangkan UMKM di Indonesia
Inflasi Mei 0,24 persen, ini pesan bos BI untuk pemerintah Jokowi
Mengubah budaya masyarakat simpan uang di bawah bantal
Lebaran nanti Purwokerto bakal kebanjiran uang pecahan kecil

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.