Setop impor gula di 2020, pemerintah bangun pabrik Rp 41,44 T di 6 lokasi
Kementerian Pertanian (Kementan) berencana akan membangun pabrik gula dengan nilai investasi sebesar Rp 41,44 triliun di enam titik lokasi. Dengan pembangunan tersebut, Kementan menargetkan target produksi gula di tahun 2019 bisa mencapai 3,8 juta ton.
Kementerian Pertanian (Kementan) berencana akan membangun pabrik gula dengan nilai investasi sebesar Rp 41,44 triliun di enam titik lokasi. Dengan pembangunan tersebut, Kementan menargetkan target produksi gula di tahun 2019 bisa mencapai 3,8 juta ton.
"Kita akan bangun di enam lokasi tersebut terletak di Bombana, Lamongan, Sumba Timur, Sumbawa, Lampung dan Ogan Komelir Ilir," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/9).
Menteri Amran mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 17 investor yang tertarik untuk ikut mendirikan pabrik di enam lokasi tersebut. Meski demikian, dirinya tidak menyebutkan investor-investor mana saja yang tertarik dalam pembangunan pabrik gula itu.
Terlebih, kata Menteri Amran, dengan adanya rencana pembangunan pabrik itu Indonesia dapat memenuhi kebutuhan gula dan berhenti mengimpor gula pada 2020.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Bambang juga menuturkan, pembangunan pabrik tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong produksi gula dalam negeri. "Tahun lalu kan 2,2 juta ton targetnya sekarang 3,8 juta ton. Nah ini peningkatan produksi salah satu caranya dengan bangun pabrik gula,” pungkas Bambang.
Baca juga:
5 Cerita fantastis Mentan Amran soal terwujudnya swasembada pangan di era Jokowi
Gula petani dibeli murah, produksi cenderung turun
Pemerintah gagal revitalisasi, gula Indonesia kalah murah dari produk impor
APTRI: Sebanyak 600.000 ton gula petani belum terjual
Kumpulkan menteri ekonomi, Jokowi beri sinyal hapus PPh bagi petani tebu
Pedagang mengeluh sulit jual gula dengan harga Rp 12.500 per kg
Harga masih bergejolak, kebijakan impor gula diminta dikaji ulang