Sesumbar genjot pariwisata, Rizal Ramli belum punya strategi
"Strategi, pada waktunya akan diumumkan."
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengaku bakal memprioritaskan pengembangan industri pariwisata. Sebab sektor itu mampu menyerap banyak tenaga kerja.
"Pariwisata jadi utama. Karena itu potensi penciptaan lapangan kerjanya sangat besar sekali," kata Rizal di Jakarta, Senin (17/8).
Dia mengatakan, jumlah kunjungan turis di Indonesia masih rendah, sekitar 6 juta orang per tahun. Kalah ketimbang Malaysia dan Thailand yang mencapai 20 juta turis per tahun. Padahal, wilayah Indonesia paling luas.
"Jadi mestinya target kami bisa naikin, 6 juta sekarang ke 15 Juta," tegasnya.
Sayang, Rizal belum bisa mengungkapkan jurus sakti untuk memompa kunjungan turis. Pertumbuhan industri pariwisata diyakini bakal berdampak positif pada industri lainnya, semacam penerbangan, ekonomi kreatif.
"Strateginya, pada waktunya akan diumumkan."
Ihwal perubahan nama Kementerian Koordinator Kemaritiman, menurut Rizal, sudah disetujui Presiden Joko Widodo.
"Itu sudah disepakati presiden, namanaya Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya."
Baca juga:
Perseteruan Rizal Ramli dan Rini, ancaman bagi kabinet Jokowi
Adian: Dulu kritik presiden ditembak mati, sekarang jadi menteri
Menteri Rini sindir Rizal Ramli, Seskab sebut biasa beda pandangan
Dukung Menteri Rini, Jonan sebut bisnis Garuda Indonesia urusan BUMN
Bantah Rizal Ramli, Menteri Sudirman yakin proyek 35.000 MW tercapai