LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sejak 2007, program konversi elpiji hemat dana subsidi Rp 197 T

Program tersebut bahkan telah menjadi contoh bagi negara-negara lainnya.

2016-02-12 20:00:00
BBM Subsidi
Advertisement

PT Pertamina mencatat program konversi minyak tanah ke elpiji 3 Kg telah mendistribusikan 57,19 juta paket sejak dimulai pada 2007. Program ini juga berhasil menghemat subsidi sebesar Rp 197,05 triliun.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Purponegoro mengatakan program konversi minyak tanah ke elpiji 3 Kg tergolong sukses dalam waktu cepat. Bahkan, katanya, program tersebut telah menjadi contoh bagi negara-negara lainnya.

Indikator sukses pertama adalah program tersebut dapat mendistribusikan 57,19 juta paket hanya dalam waktu 9 tahun program berjalan, dan mengubah pola konsumsi energi masyarakat secara masif. Program ini juga mendorong kemajuan industri tabung elpiji dan membuka lapangan kerja, di mana hingga saat ini sebanyak 89 juta tabung Elpiji 3 Kg beredar di masyarakat.

"Sukses utamanya adalah menekan subsidi BBM, di mana konsumsi minyak tanah turun dari 9,85 juta KL pada 2007 menjadi hanya 850.000 KL tahun lalu di antaranya digunakan untuk UMKM dan masyarakat di daerah yang belum terkonversi," terang Wianda di Jakarta, Jumat (12/2).

Dia juga mengungkapkan saat ini konversi telah dilakukan di seluruh Indonesia, kecuali Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat berikut pulau-pulau kecil yang sulit untuk dikonversi karena keterbatasan infrastruktur dasar. Saat ini, terdapat 3.250 agen dan 128.044 pangkalan Elpiji 3 Kg yang tersebar hingga pelosok.

"Saat ini Pertamina fokus dalam upaya penyediaan elpiji kepada masyarakat yang terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun."

Pertamina memproyeksikan konsumsi Elpiji 3 Kg tahun ini sebesar 6,6 juta metrik ton. Meningkat dibandingkan dengan realisasi permintaan pada tahun lalu sebesar 5,57 juta metrik ton.

"Pertamina berkomitmen tinggi untuk memanfaatkan LPG hasil produksi dalam negeri. Saat ini tambahan produksi dalam dalam negeri dapat diperoleh dari RFCC, TPPI, dan Kilang LPG Mundu dengan total penambahan sekitar 1.650 MT per hari," katanya.

Baca juga:
ESDM ungkap kelemahan skema subsidi langsung penjualan elpiji 3 Kg
Pemerintah berencana batasi masyarakat miskin beli elpiji 3 Kg
Berdalih belum makan 2 hari, Dedi curi tabung gas pengusaha siomay
Juragan Elpiji kemalingan, 72 tabung gas melon raib
Pemerintah targetkan hemat subsidi Rp 3 T berkat elpiji tabung pink
Kandang ayam di Blitar disulap jadi tempat pengoplos gas bersubsidi
Elpiji 3 kg di Palembang langka, harga tembus Rp 21 ribu per tabung

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.