Sandiaga dorong tiap tahun minimal satu BUMD melantai di bursa
Hal ini dimaksudkan agar BUMD dapat mandiri dan tidak tergantung pada Pemprov DKI. Saat ini BUMD yang sudah melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia seperti PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Delta Djakarta. Dia berharap BUMD yang lain dapat mengikuti jejak dua BUMD tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendorong agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melakukan penawaran saham perdana atau IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dia berharap dalam satu tahun terdapat satu BUMD yang melantai di Bursa Efek Indonesia.
Hal ini dimaksudkan agar BUMD dapat mandiri dan tidak tergantung pada Pemprov DKI. "Saya ingin mereka (BUMD) mulai memikirkan jangan hanya bergantung pada PMD terus akses lah pasar modal," katanya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/12).
Saat ini BUMD yang sudah melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia seperti PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Delta Djakarta. Dia berharap BUMD yang lain dapat mengikuti jejak dua BUMD tersebut.
Dia mencontohkan saat masih aktif di Kamar Dagang Indonesia (Kadin) serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) banyak perusahaan yang melakukan IPO dan tradisi ini yang ingin dilanjutkan saat memimpin ibu kota.
"Saya komit tiga tahun saya menjabat di HIPMI setiap tahun dua (perusahaan) di HIPMI yang IPO tercapai, waktu di Kadin lima tahun lima perusahaan Kadin IPO bisa dan pas di group 18 perusahaan kami IPO dan saya akan teruskan di DKI," tandasnya.
Baca juga:
IPO, produsen es krim Campina incar dana segar Rp 292 miliar
PT Jiwa Syariah Mitra Abadi, perusahaan asuransi syariah pertama melantai di bursa
Dwi Guna Laksana dan Panca Budi Idaman resmi melantai di bursa saham
BEI akan tambah tiga sektor baru anggota bursa
BCA dorong 60 nasabah korporasinya melantai di bursa saham
Resmi jadi anggota bursa ke-31, Pelita Samudera Shipping incar dana Rp 135,8 miliar
Bakal melantai di bursa saham, Campina Ice Cream incar Rp 354 M untuk bayar utang