RUPST SIG Putuskan Seluruh Laba di 2025 Sebagai Dividen, Segini Nilainya
Penetapan seluruh laba tahun buku 2025 sebagai dividen tunai merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG telah menyetujui penggunaan seluruh laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2025 sebesar Rp190,8 miliar sebagai dividen tunai. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa penetapan seluruh laba tahun buku 2025 sebagai dividen tunai merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan selama ini.
"SIG berhasil mengatasi tantangan terutama pada paruh kedua tahun 2025, di mana Perseroan mulai mengimplementasikan strategi transformasi yang berhasil menciptakan titik balik dan tren kinerja yang positif bahkan berlanjut hingga kuartal I tahun 2026," kata Vita.
Ke depan, SIG berkomitmen untuk menjaga momentum pertumbuhan guna mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.
Selain itu, keputusan rapat lainnya mencakup persetujuan laporan tahunan perusahaan untuk tahun buku 2025, serta pemberian wewenang kepada pemegang saham Seri B Terbanyak untuk menetapkan gaji dan tunjangan anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun buku 2026.
Kemudian menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025. Menyetujui pemberian wewenang kepada pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya untuk menetapkan gaji/honorarium serta fasilitas dan tunjangan untuk Tahun Buku 2026 dan remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Keputusan rapat lainnya yaitu ,enyetujui penetapan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya, untuk menyetujui RJPP Perseroan Tahun 2026-2030 dan RKAP Perseroan Tahun 2027 beserta perubahannya.
RUPST juga menyetujui Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana (RPD) Penawaran Umum Terbatas melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) untuk periode sampai dengan 31 Desember 2025. Rapat juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Proyeksi Bisnis
Industri semen di Indonesia diperkirakan akan memasuki fase pemulihan yang lebih stabil pada tahun 2026. Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan berada di kisaran 5,2 persen hingga 5,5 persen. Permintaan semen domestik diprediksi akan mengalami pertumbuhan moderat antara 1 hingga 2 persen.
Pertumbuhan ini didorong oleh pemulihan daya beli masyarakat dan realisasi berbagai proyek pemerintah yang diharapkan dapat menjadi katalisator positif untuk pemulihan serapan kapasitas dan kinerja industri.
Sejak menerapkan strategi transformasi pada paruh kedua tahun 2025, Perseroan berhasil mempertahankan tren kinerja positif. Selain itu, mereka juga menyiapkan mesin pertumbuhan baru melalui penguatan pasar ekspor. Pada kuartal I tahun 2026, SIG mencatatkan kenaikan volume penjualan sebesar 1,7 persen year-on-year (yoy) menjadi 8,71 juta ton. Pendapatan yang dibukukan mencapai Rp8,29 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 8,3 persen secara tahunan (yoy).
Melalui anak usaha, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, bersama Taiheiyo Cement Corporation, SIG telah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur.
Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026. Dengan adanya fasilitas tersebut, SIG berharap dapat memperkuat posisi ekspor mereka dan membuka peluang untuk meningkatkan margin usaha di tengah kompetisi pasar domestik yang semakin ketat.