Rupiah terus melemah, nyaris sentuh level Rp 13.600 per USD
Rupiah sempat menguat di 20 menit awal perdagangan ke level Rp 13.564 per USD.
Nilai tukar Rupiah kembali melemah di perdagangan hari ini, Jumat (20/5). Rupiah bahkan sempat nyaris menyentuh level Rp 13.600 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah dibuka di level Rp 13.594 per USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di Rp 13.565 per USD. Rupiah sempat menguat di 20 menit awal perdagangan ke level Rp 13.564 per USD, dan kemudian kembali melemah.
Nilai tukar USD memang menguat terhadap mata uang asing, dan ikut mempengaruhi harga minyak dunia. Penguatan USD didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada Juni atau Juli, masih memiliki tekanan turun pada minyak mentah, yang dihargakan dalam USD.
Penguatan USD membuat minyak mentah yang dihargakan dalam greenback lebih mahal dan kurang menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.
Baca juga:
Presiden Jokowi dijadwalkan buka jambore pengusaha muda ASEAN
Sebanyak 222.100 rekening warga RI bersaldo di atas Rp 2 miliar
Tahun ini, BI prediksi The Fed dua kali naikkan suku bunga
Genjot pertumbuhan kredit, BI longgarkan tiga aturan
5 Tanda Indonesia siap jadi kiblat fesyen muslim dunia
BI revisi prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2016
Rupiah ditutup melemah di Rp 13.565 per USD