Rupiah terimbas melemahnya mata uang regional
Pelemahan tersebut imbas dari aksi jual yang masif.
Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan dalam analisis hariannya, laju Rupiah masih kembali memperlihatkan pelemahan setelah sejumlah mata uang regional dan emerging market lainnya juga kembali mengalami pelemahan.
Pelemahan tersebut imbas dari aksi jual yang masif dengan makin dekatnya pertemuan FOMC untuk membahas kemungkinan dilakukannya tappering off perdana.
Perkiraan inflasi yang akan lebih tinggi secara MoM dengan meluasnya musibah alam serta melonjaknya nilai tukar Yen karena pelaku pasar beralih pada aset yang lebih aman turut berpengaruh pada pelemahan laju nilai tukar Rupiah.
"Laju Rupiah berada di bawah support Rp12186. Rp12225-12181 (kurs tengah BI)," kata Reza, Selasa (28/1).
Baca juga:
Rupiah diprediksi baru bisa menguat akhir 2014
Rupiah melemah terbatas, Rp 12.186- Rp 12.158 per USD.
Tren pelemahan Rupiah berlanjut
Penghentian stimulus AS kian dekat, Rupiah makin sulit menguat
Rumor The Fed kuat berhembus, harapan rupiah menguat pupus