Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penghentian stimulus AS kian dekat, Rupiah makin sulit menguat

Penghentian stimulus AS kian dekat, Rupiah makin sulit menguat Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan, dalam riset hariannya, laju Rupiah masih akan melanjutkan pelemahannya seiring terdepresiasinya sejumlah mata uang regional. Hal ini setelah merespon kian dekatnya pemberlakuan pengurangan stimulus The Fed.

Di sisi lain, sejumlah sentimen juga turut menghalangi potensi kenaikan Rupiah antara lain keputusan bank sentral Eropa yang belum akan menaikkan suku bunga acuan untuk mempertahankan pertumbuhan GDP-nya sehingga berimbas pada turunnya Poundsterling. Selain itu, rendahnya Dolar Australia setelah rilis kenaikan harga konsumer yang lebih cepat dari perkiraan, serta turunnya Yen setelah diadakannya pertemuan Bank of Japan.

Sementara, adanya penilaian negatif terhadap emas dari Morgan Stanley membuat laju USD terus terapresiasi. "Laju Rupiah berada di atas support Rp 12.123. Rupiah Rp 12.134-12.109 (kurs tengah BI)," tutur Reza, Kamis (23/1). (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP