Rupiah ditutup perkasa di level Rp 13.320 per USD
Rupiah sempat menyentuh Rp 13.337 per USD di awal perdagangan. Namun,setelah itu Rupiah kembali menguat hingga menyentuh Rp 13.315 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di perdagangan hari ini, Senin (6/2). Rupiah ditutup di level Rp 13.320 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.343 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh Rp 13.337 per USD di awal perdagangan. Namun,setelah itu Rupiah kembali menguat hingga menyentuh Rp 13.315 per USD.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar (kurs) Rupiah di 34 provinsi di Indonesia bergerak menguat (apresiasi) terhadap empat mata uang dunia yang beredar di Tanah Air, yakni Dolar Amerika Serikat (USD), Dolar Australia (AUD), dan Euro (EUR), dan Yen Jepang pada Desember 2016.
"Nilai tukar mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain bervariasi. Nilai tukar mata yang untuk transaksi besar yang meliputi aktivitas ekspor, impor swap, derivative, dan lain-lain dipantau dan dilaporkan secara periodik oleh Bank Indonesia," kata Kepala BPS Suhariyanto.
Dia mencatat, Rupiah menguat 0,74 persen terhadap Dolar Amerika (USD). Di mana level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah terjadi pada minggu kedua Desember 2016 yang mencapai Rp 13.286,42 per USD.
Terhadap Euro, Rupiah terapresiasi atau menguat sebesar 2,38 persen. Dengan level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah terjadi pada minggu ketiga Desember 2016 yang mencapai Rp 13.994,88 per Euro.
Rupiah juga terapresiasi terhadap Dolar Australia sebesar 4,14 persen. Dengan level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah terjadi pada minggu keempat Desember 2016 yang mencapai Rp 9.664,58 per dolar Australia.
Sedangkan untuk Yen Jepang, Rupiah terapresiasi sebesar 5,06 persen. Dengan level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah terjadi pada minggu ketiga Desember 2016 yang mencapai Rp 113,95 per Yen Jepang.
Baca juga:
Menko Darmin beberkan penyebab ekonomi RI tak tumbuh tinggi di 2016
Bos BI soal ekonomi RI turun: Ada pemotongan anggaran pemerintah
Pemerintah libatkan toko kelontong salurkan program beras sejahtera
3 Menteri Jokowi kunjungi INSW, ini hasilnya
BPS sebut Pilkada serentak pengaruhi pertumbuhan ekonomi RI
Ini catatan BPS soal pertumbuhan ekonomi RI di Triwulan IV-2016