Rupiah dibuka stagnan di level Rp 13.350 per USD
Mengutip data Bloomberg, Rupiah menguat tipis usai pembukaan ke level Rp 13.340 per USD.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak cukup stabil beberapa hari ini. Pagi ini, Rupiah dibuka stagnan di Rp 13.350 per USD dibanding penutupan perdagangan kemarin.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah menguat tipis usai pembukaan ke level Rp 13.340 per USD.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar Rupiah bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat di tengah peningkatan ketidakpastian terkait arah kebijakan AS. Rupiah sempat mengalami tekanan pada triwulan IV-2016, secara point to point Rupiah melemah sebesar 3,13 persen menjadi Rp 13.473 per USD.
"Tekanan terhadap Rupiah antara lain berasal dari meningkatnya ketidakpastian global terkait Pilpres AS, kenaikan FFR dan meningkatnya kebutuhan USD untuk pembayaran utang luar negeri pada akhir tahun," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2).
Namun demikian, Agus mengatakan Rupiah kembali menguat sebesar 0,9 persen menjadi Rp 13.352 pada Januari 2017. Penguatan ini seiring dengan aliran modal asing yang kembali masuk ditopang oleh persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai perkembangan risiko ketidakpastian keuangan global dan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar agar sesuai fundamental dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar," katanya.
Baca juga:
Faisal Basri: Jokowi banyak lanjutkan kesesatan proyek SBY
KTT IORA, 5 negara ajak kerja sama bilateral dengan Indonesia
Aldevco kembalikan semua saham & aset ke pemerintah Jokowi
Naik USD 3 M, cadangan devisa akhir Februari sebesar USD 119,9 M
Cuma fokus kejar divestasi, Freeport akan kembali dimiliki asing