KTT IORA, 5 negara ajak kerja sama bilateral dengan Indonesia
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan pertemuan negara-negara di Kawasan Indian Ocean Rim Association (IORA) telah membangun kerja sama antar negara berkembang. Dalam kesempatan tersebut, ada 5 negara yang berkeinginan untuk melakukan kerja sama bilateral dengan Indonesia.
"Ya tadi kan ada pertemuan pertemuan bilateral presiden dengan beberapa kepala negara, Bangladesh, Yaman, Iran, India dan Mozambik. Semua berbicara mengenai kerjasama ekonomi. Memang tidak ada negara yang maju sekali, ya justru ada potensi kerjasama di bidang ekonomi," ungkap Menteri Darmin di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (7/3).
Salah satu hasil pertemuan hari ini adalah adanya keinginan Bangladesh untuk menambah kembali impor gerbong kereta api dari Indonesia. Sementara itu, Bangladesh menawarkan kerja sama bidang Farmasi dengan Indonesia.
"Bangladesh tadi bicara banyak soal mereka mau mengimpor gerbong KA 250 lagi tambahan. Mereka juga tawarkan kerja sama di bidang farmasi karena dia juga cukup maju, selain India dan China. Presiden mengatakan silakan dengan senang hati tapi B-to-B," ujarnya.
"Kemudian dengan India melanjutkan kunjungan yang dulu dan mereka sudah kirim para pengusaha ke sini dengan Menterinya, Iran juga begitu. Tanpa muluk-muluk akan bisa lebih mudah lebih konkret," ungkapnya.
Menteri Darmin mengatakan, pemerintah akan tetap melanjutkan kerja sama dengan beberapa negara sebelumnya yang telah melakukan kerja sama bilateral dengan Indonesia. "Dengan Bangladesh kita surplusnya besar sehingga memang pantas dilanjutkan kerjasamanya. Begitu juga dengan Afrika Selatan. Menteri perdagangan akan segera juga ke sana menindaklanjutinya," pungkas Darmin.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya