LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah dibuka melemah di level Rp 14.652 per USD

Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14,652 per USD, melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp 14.637 per USD. Rupiah meneruskan pelemahannya usai pembukaan hingga ke level Rp 14.662 per USD. Saat ini, Rupiah menguat tipis di level Rp 14.660 per USD.

2018-08-24 12:00:04
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Jumat (24/8). Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14,652 per USD, melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp 14.637 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah meneruskan pelemahannya usai pembukaan hingga ke level Rp 14.662 per USD. Saat ini, Rupiah menguat tipis di level Rp 14.660 per USD.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menilai pelemahan rupiah saat ini sudah begitu besar. Akan tetapi, menurutnya pelemahan ini bisa teratasi apabila kondisi ekonomi global berangsur baik.

Advertisement

"Tapi posisi sekarang sebetulnya adalah posisi pelemahan rupiah itu sudah agak terlalu besar. Ini kalau tidak ada hal-hal di luar terjadi ini arahnya akan mengarah sedikit menguat. Enggak banyak tapi akan menguat," kata darmin saat ditemui di Jakarta, Rabu (22/8).

Oleh karenanya, kondisi eksternal perlu diwaspadai seperti pada dampak dari perekonomian global. Sebab, ke depan tekanan-tekanan dari bank sentral luar negeri tidak dapat diprediksi.

Kendati demikian, Darmin menekankan kondisi ini jangan dianggap sebagai bencana besar. Menurutnya, persoalan gejolak ekonomi global memang terus terjadi dan selalu berubah-berubah.

Advertisement

Baca juga:
Rupiah kembali terperosok ke level Rp 14.660 per USD, ini kata pejabat BI
Menko Darmin sebut Rupiah bisa menguat jika gejolak dunia mulai membaik
Kemenkeu: 60 persen utang pemerintah dalam bentuk Rupiah
BI nilai wajar likuiditas valas mengetat di tengah penguatan USD
BI beberkan alasan Rupiah bakal sulit menguat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.