Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkeu: 60 persen utang pemerintah dalam bentuk Rupiah

Kemenkeu: 60 persen utang pemerintah dalam bentuk Rupiah Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Strategi dan Portfolio Utang Ditjen PPR Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat memberi sedikit pengaruh terhadap posisi utang luar negeri pemerintah. Meski demikian, dia mengatakan, dampaknya tidak terlalu besar karena komposisi utang pemerintah 60 persen dalam Rupiah.

"Ada lah pengaruhnya karena dari kurs pasti ada depresiasi. Tapi, kita beruntung karena sekarang banyak yang Rupiah. Kalau Rupiah itu, pinjaman kita tidak terpengaruh depresiasi," ujar Schneider di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/8).

"Porsi FX Swap terhadap total utang sudah 40 persen, jadi lebih banyak Rupiahnya. Sekarang sekitar 60 persen Rupiah, sudah besar. Perkiraan kita porsi Rupiah 60 persen sampai akhir tahun," sambungnya.

Schneider mengatakan, jumlah utang pemerintah dalam bentuk USD dari tahun ke tahun selalu berkurang. Bahkan tahun depan, Schneider menargetkan porsi pinjaman dalam bentuk dolar akan dijaga di 30 persen.

"2019 dijaga di 30 persen. Kalau dari studi-studi yang ada, 60 persen (Rupiah) dari PDB masih oke. Kami itu maksimal 3 persen defisit setiap tahun, itu untuk negara berkembang. Kita di bawah itu semua, jauh. Kalau ditanya apakah itu aman, ya memang itu didesain supaya aman. Bu Menteri yang sekarang itu fokusnya keberlanjutan," jelasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP