Rupiah belum bakal beranjak dari zona merah
Sejumlah sentimen positif global tak lantas membuat Rupiah menguat.
Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan bahwa laju Rupiah masih akan nyaman berada di zona merah. "Percuma juga menanggapi negatif laju Rupiah karena memang trennya masih dalam pelemahan," kata Reza, dalam riset hariannya, Jakarta, Rabu (29/1).
Topik pilihan: IHSG | bursa saham
Bahkan, Membaiknya Won usai terjadi aksi jual USD terhadap Won seiring kenaikan data-data makro KorSel, terapresiasinya poundsterling usai dirilisnya kenaikan GDP YoY, hingga naiknya Rupee dengan kenaikan RBI rate menjadi 8 persen dari sebelumnya 7,75 persen belum serta merta membuat laju Rupiah ikut menguat.
"Laju USD/Rp terapresiasi jelang pertemuan FOMC. Laju Rupiah jauh berada di bawah support Rp 12.225-Rp 12.288-12241 (kurs tengah BI)," tutup Reza.
Baca juga:
Jelang pertemuan The Fed, Rupiah makin terpuruk
JK: Kebijakan BI stabilkan Rupiah hanya efektif jangka pendek
BI: Fasilitas lindung nilai jadi incaran spekulan
Nilai tukar Rupiah masih stagnan di Rp 12.018 per USD
Tunggu rilis ekonomi Indonesia, gerak Rupiah tak berubah