Nilai tukar Rupiah masih stagnan di Rp 12.018 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta masih belum bergerak nilainya di posisi Rp 12.018 per USD. Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Ruly Nova mengatakan setelah mengalami tekanan cukup signifikan biasanya Rupiah minim fluktuasi.
Diperkirakan minimnya sentimen positif di pasar uang dapat masih membuat tekanan lebih dalam bagi Rupiah. "Faktor teknikal dapat mendorong nilai tukar Rupiah di pasar valas domestik sehingga bisa kembali berada di area positif," ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (29/11).
Dengan begitu diharapkan data ekonomi Indonesia yang akan dipublikasikan pada awal Desember mendatang mencatatkan hasil positif sehingga dapat menahan tekanan Rupiah lebih dalam.
"Inflasi diperkirakan stabil sementara neraca perdagangan diperkirakan masih defisit, namun diharapkan defisitnya semakin menipis sehingga dapat memberi dorongan Rupiah untuk menguat," jelasnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) menempatkan nilai tukar Rupiah terhadap USD berada di posisi Rp 11.977 per USD. Angka ini meningkat dari nilai tukar kemarin yang berada di posisi Rp 11.930 per USD. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya