Rizal Ramli: Ekonomi RI di dua tahun terakhir Jokowi-JK sulit bangkit
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai pemerintah Jokowi-JK berhasil dalam menggenjot pembangunan infrastruktur. Namun, pencapaian ekonomi makro selama tiga tahun tak memberikan kepuasan. Menurutnya, kebijakan ekonomi pemerintah HJokowi-JK masih sangat konservatif.
Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sudah berjalan selama tiga tahun. Dalam tiga tahun perjalanannya, Jokowi-JK menggenjot pembangunan infrastruktur dari Sabang hingga Merauke.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai pemerintah Jokowi-JK berhasil dalam menggenjot pembangunan infrastruktur. Namun, pencapaian ekonomi makro selama tiga tahun tak memberikan kepuasan.
Menurutnya, kebijakan ekonomi pemerintah HJokowi-JK masih sangat konservatif. Alasannya, pembayaran utang luar negeri masih menjadi prioritas pemerintah.
"Dengan kebijakan pengetatan, dan makro ekonomi yang sangat konservatif, serta prioritas nomor satu bayar utang, (ekonomi) sulit bangkit dalam dua tahun ini," ujarnya di Jakarta, Kamis (26/10).
Menurutnya, stagnasi kondisi ekonomi belum akan berakhir. Sebab, pemerintah masih melindungi investasi asing. Seharusnya, lanjut Rizal Ramli, pemerintah harus bisa membalikkan keadaan jika ekonomi tetap stagnan.
"Atau akankah membalikkan keadaan, kembali meluruskan dan menegakkan Trisakti dan Nawa cita? Bukan pilihan mudah," katanya.
Baca juga:
Ada jasa titipan, pengunjung Lotus dapat imbalan Rp 10.000 per barang
Pengusaha sebut tutupnya Lotus jadi sinyal industri ritel RI belum membaik
Bos Go-Jek minta pemerintah hati-hati terapkan pajak e-commerce
Tutup, karyawan Lotus Sarinah aman dari ancaman PHK
Ini kriteria ritel yang bakal gulung tikar tergerus toko online
Diskon hingga 80 persen, pakaian dan sepatu Lotus ludes terjual
Pembayaran elektronik Indonesia kalah dibanding Malaysia dan India