Revitalisasi Terminal Makassar: Pemkot Genjot Integrasi Transportasi dan Ekonomi
Pemerintah Kota Makassar serius melakukan Revitalisasi Terminal Makassar, yakni Terminal Regional Daya, Malengkeri, dan Toddopuli, demi transportasi terintegrasi dan ekonomi masyarakat yang lebih baik.
Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tengah gencar meremajakan atau merevitalisasi tiga terminal utama di wilayahnya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk menyiapkan sistem transportasi yang terintegrasi, sekaligus memperbaiki wajah kawasan terminal agar lebih nyaman dan bernilai guna bagi masyarakat. Langkah strategis ini diharapkan mampu menghidupkan kembali simpul-simpul transportasi kota serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Jumat (23/1) mengungkapkan bahwa penataan dan optimalisasi pengelolaan terminal bertujuan untuk mengaktifkan kembali Terminal Regional Daya (TRD), Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek transportasi, tetapi juga mencakup penataan kawasan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar terminal.
Penataan ruang publik dan simpul transportasi ini diarahkan menjadi area yang tertib, produktif, serta mampu memberikan kontribusi ekonomi signifikan bagi warga. Munafri Arifuddin bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro secara intensif membahas langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan tersebut.
Mendorong Optimalisasi Layanan dan Ekonomi Lokal
Revitalisasi terminal di Makassar memiliki tujuan ganda, yaitu penguatan layanan transportasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penataan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi terminal sebagai pusat aktivitas yang tertib dan efisien. Dengan demikian, terminal tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian di sekitarnya.
Munafri Arifuddin menekankan bahwa upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi. Hal ini sejalan dengan visi untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata dan nyaman bagi seluruh warganya. Penataan ini juga akan memperbaiki citra kawasan terminal yang sebelumnya mungkin terkesan kumuh.
Pengelolaan terminal yang optimal diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Peningkatan kualitas layanan transportasi akan memudahkan mobilitas warga, sementara pemberdayaan ekonomi melalui penataan UMKM di area terminal akan membuka peluang usaha baru. Ini merupakan langkah konkret Pemkot Makassar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Fokus Penataan pada Tiga Terminal Utama
Tiga terminal utama yang menjadi sasaran program Revitalisasi Terminal Makassar adalah Terminal Regional Daya (TRD), Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli. Masing-masing terminal akan mendapatkan sentuhan penataan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhannya.
Secara khusus, Wali Kota Munafri Arifuddin menginstruksikan agar Terminal Toddopuli mendapatkan penataan kawasan secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kesan kumuh yang mungkin melekat pada terminal tersebut dan menjadikannya lebih representatif. Salah satu rencana yang tengah dikaji adalah pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di area terminal.
Pengembangan RTH akan menjadikan terminal tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang lebih nyaman dan fungsional. Ini akan mengubah persepsi masyarakat terhadap terminal, menjadikannya tempat yang lebih menarik dan ramah lingkungan. Selain itu, penataan ini juga akan mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata.
Strategi Terukur dan Koordinasi Lintas Sektor
Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya pengelolaan terminal yang tertib dan terintegrasi untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Untuk itu, seluruh rencana pengelolaan terminal harus disusun secara terukur, disertai proyeksi perencanaan yang matang, serta dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
“Semua proses kita lakukan dengan dasar hukum yang kuat dan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” terang Munafri. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memiliki landasan hukum yang kokoh dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terkait, sehingga implementasinya berjalan lancar dan efektif.
Melalui langkah-langkah ini, Pemkot Makassar berharap seluruh terminal dapat berfungsi lebih optimal dalam mendukung sistem transportasi perkotaan. Revitalisasi Terminal Makassar diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi transportasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian dan kualitas lingkungan Kota Makassar secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews