LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Revisi pertumbuhan ekonomi, sinyal BI mulai ubah kebijakan moneter

"Yang menarik, BI mulai concern dan peduli ke pertumbuhan ekonomi."

2016-05-29 09:01:00
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) belum lama ini merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 menjadi 5-5,4 persen dari semula 5,2-5,6 persen.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk perubahan arah kebijakan moneter yang diambil bank sentral, dari semula hanya berorientasi terhadap pengendalian inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah, menjadi pengoptimalan ruang kendali moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ekonom PT Mandiri Sekuritas, Leo Putra Rinaldy mengatakan, perubahan arah kebijakan moneter BI dilakukan sejalan dengan laju inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah yang semakin membaik.

Advertisement

"Yang menarik, BI mulai concern dan peduli ke pertumbuhan ekonomi jika dilihat dari pernyataan di Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei kemarin," papar Leo di Tangerang, Banten, Minggu, (29/5).

Menurut Leo, laju inflasi tahunan hingga April 2016 masih cukup terjaga di angka 3,6 persen (yoy) atau masih di bawah 4 persen. Sedangkan nilai tukar rupiah terus menguat setelah terpuruk hingga menyentuh angka Rp 13.600 dalam beberapa pekan terakhir. "Jika rupiah dan inflasi terjaga, BI bisa lebih peduli ke pertumbuhan ekonomi," ungkap Leo.

Tanda lain bahwa bank sentral tengah mendorong pertumbuhan ekonomi adalah dari pernyataan pejabat BI dalam rapat gubernur beberapa waktu lalu. Pernyataan BI tersebut menyebut bahwa ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter yang selama ini terbuka akan dapat dimanfaatkan lebih awal apabila stabilitas makro ekonomi tetap terjaga.

Advertisement

"Sejalan dengan pernyataan tersebut, sikap BI yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5-5,4 persen dari 5,2-5,6 persen, juga menjadi sinyalemen BI concern ke pertumbuhan ekonomi," tutup Leo.

Baca juga:
Urai macet Lebaran, 4 pintu tol Cikarang-Brebes Timur bakal ditutup
Mudik Lebaran, ruas tol Bawen-Salatiga dipastikan bisa difungsikan
Stok surplus, DPR sesalkan keputusan pemerintah impor bawang merah
Pemerintah harap konsumsi kopi di Indonesia meningkat
Menperin: Di tangan anak muda, kopi jadi industri kreatif
Belum teken perjanjian kontrol tembakau, RI dinilai setara Somalia
Kadin minta pemerintah tak larang ekspor kelapa

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.