Respons Perkembangan Teknologi, Ditjen Pajak Gelar IT Summit 2021
Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak/DJP) menyelenggarakan IT Summit 2021 dengan tiga agenda utama, yaitu lomba teknologi (hackathon), pameran teknologi secara virtual, dam kegiatan simposium. Acara ini akan digelar mulai 18-13 Agustus 2021.
Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak/DJP) menyelenggarakan IT Summit 2021 dengan tiga agenda utama, yaitu lomba teknologi (hackathon), pameran teknologi secara virtual, dam kegiatan simposium. Acara ini akan digelar mulai 18-13 Agustus 2021.
Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, mengatakan DJP IT Summit ini merupakan respons pemerintah terhadap perkembangan teknologi, termasuk di bidang perpajakan. Pandemi Covid-19 jug telah membuat adaptasi teknologi menjadi lebih cepat.
Dijelaskannya, disrupsi teknologi memberikan dampak luas biasa pada perkembangan kemampuan dan kecerdasan sistem atau Artificial Intelligence (AI), untuk dapat menafsirkan data dan informasi secara benar, cepat, adaptif dan fleksibel.
Kecerdasan buatan tersebut, katanya, dapat memberikan arah, panduan, dan prioritas termasuk mitigasi risiko dalam melakukan pekerjaan.
"Oleh sebab itu sebagai respons, DJ sebagai organisasi yang adaptif terhadap perubahan, DJP menyelenggarakan IT Summit 2021," kat Suryo dalam acara pembukaan DJP IT Summit pada Rabu (18/8).
Dia menjelaskan, kegiatan hackathon merupakan lomba yang bertujuan meningkatkan kreativitas, sekaligus sarana aktualisasi bagi para pengembang AI dan analisis data dalam membantu optimalisasi administrasi perpajakan. Rangkaian lomba ini telah dimulai sejak 5 Juli hingga 17 Agustus 2021.
Agenda kedua adalah pameran teknologi virtual yang diikuti oleh 25 peserta. Agenda ini akan berlangsung mulai hari ini, Rabu 18 Agustus hingga 31 Agustus 2021. Tema yang diangkat adalah peran teknologi informasi di era pandemi Covid-19.
Agenda ketiga adalah simposium dengan menghadirkan sejumlah presentes kompeten di bidang teknologi informasi. Acara ini akan digelar mulai 18 Agustus hingga 20 Agustus 2021.
"DJP Summit ini merupakan sarana untuk sinkronisasi antara knowledge dan insight dari para pakar teknologi, khsusnya di pengembagan teknologi perpajakan untuk sistem perpajakan yang lebih efisien, lebih maju dan lebih berkeadilan. Gelaran ini juga merupakan salah satu cara kami sebagai bagian dari Kemenkeu untuk mendorong semangat para generasi muda dalam menguasai AI," jelas Suryo.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anies Baswedan Beri Keringanan Pajak Bangunandan Sanksi Administrasi
Banyak Gerus Penerimaan, Pemerintah Diminta Evaluasi Insentif Pajak
Sri Mulyani: Insentif Pajak Tetap Kita Berikan di 2022, tapi Lebih Selektif
Bocoran Kebijakan Pemerintah untuk Kejar Target Pajak yang Naik 9,5 Persen di 2022
Intip Kekayaan Dadan Ramdani, Pejabat Ditjen Pajak yang Ditahan KPK
Sri Mulyani Awasi Langsung Investigasi Kasus Korupsi di Ditjen Pajak