LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Resmi melantai di bursa, saham PT Royal Prima Tbk langsung naik 47 persen

Pada pencatatan perdana ini, saham PRIM langsung naik 47 persen atau ke level Rp 235 per saham. Saham PRIM ditransaksikan sebanyak 140 kali dengan volume sebanyak 18.760 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 1,38 miliar.

2018-05-15 10:11:36
bursa saham
Advertisement

PT Royal Prima Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (15/5). Perusahaan dengan kode PRIM tersebut merupakan perusahaan ke-578 dan emiten ke-13 yang melakukan penawaran saham perdana atau Innitial Public Offering (IPO).

"Semoga ke depan perseroan bisa lebih baik lagi. Perseroan bisa semakin maju sesuai dengan harapan investor yang berinvestasi," ucap Direktur BEI Samsul Hidayat di Gedung BEI.

Pada pencatatan perdana ini, saham PRIM langsung naik 47 persen atau ke level Rp 235 per saham. Saham PRIM ditransaksikan sebanyak 140 kali dengan volume sebanyak 18.760 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 1,38 miliar.

Advertisement

Perseroan menerbitkan 600 juta Waran Seri I. Waran tersebut akan diberikan secara gratis kepada pemegang saham. Setiap pemegang dua saham perseroan akan memperoleh satu unit Waran Seri I. Perseroan berhasil catatkan oversubscribed sebanyak 42 kali.

Direktur perseroan, Mok Siu Pen mengatakan bahwa hal ini menjawab kerja keras perseroan selama ini. "Kerja keras perseroan selama ini dalam membangun bisnis benar-benar dihargai oleh investor. Kami percaya bahwa investor melihat hal itu semua dalam pertimbangan investasinya," ujarnya.

Dalam IPO tersebut, adapun penjamin pelaksana emisi efek perseroan yaitu PT Danatama Makmur Sekuritas. Perseroan meraih dana sekitar Rp 975 miliar di mana sebesar Rp 600 miliar diperoleh pada saat penjualan saham perdana.

Advertisement

Perseroan berencana untuk menggunakan sekitar 46,4 persen dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi untuk kebutuhan ekspansi dan akuisisi rumah sakit baru di Bekasi, Tangerang, Cikarang, Jakarta dan daerah potensial lain. Sedangkan sisa dana IPO akan digunakan untuk kebutuhan infrastruktur teknologi informasi, dan renovasi rumah sakit-rumah sakit yang telah ada.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Habiskan USD 30 juta, Rumah Sakit Omni Pekayon masuki tahap topping off
Resmi IPO, nilai saham Surya Pertiwi naik menjadi Rp 1.280
Investor diminta tak ambil aksi berlebihan akibat teror bom Surabaya
Strategi ini bisa digunakan investor saat pasar saham anjlok
Pasar saham tengah bergejolak, dalam bahayakah dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan?

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.