LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rektor Unair Dukung Perguruan Tinggi Kelola Tambang, Ini Alasannya

Hambatan geografis dan logistik menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh perguruan tinggi.

Selasa, 28 Jan 2025 15:17:00
berita update
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan agar perguruan tinggi bisa mendapatkan izin tambang. Sejumlah pengamat menilai, jika usulan itu direalisasikan, fungsi perguruan tinggi akan hancur. (© 2025 merdeka.com)
Advertisement

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Dr. Mohammad Nasih, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah yang akan memberikan izin konsesi tambang kepada institusi pendidikan tinggi.

Namun, dia menegaskan pentingnya mempertimbangkan berbagai aspek secara mendalam sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan.

"Jika niatan baik ini benar-benar direalisasikan, tentu dengan berbagai syarat yang jelas, kami akan menyambutnya dengan baik," ungkap Nasih di Surabaya, seperti yang dikutip dari ANTARA, Selasa (28/1).

Tantangan Bisnis Tambang bagi Perguruan Tinggi

Nasih menjelaskan bahwa mengelola bisnis tambang bukanlah hal yang mudah, terutama jika lokasi tambang terletak di daerah yang terpencil.

Advertisement

Hambatan geografis dan logistik menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh perguruan tinggi.

"Bisnis tambang tidak serta-merta memberikan keuntungan dalam waktu singkat. Biasanya diperlukan waktu 3-4 tahun untuk mencapai profit, itupun dengan asumsi kondisi tambang masih dalam keadaan normal," jelasnya.

Advertisement

Dia juga menyoroti bahwa beberapa konsesi tambang yang sebelumnya diberikan kepada Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama adalah tambang bekas yang telah ditinggalkan oleh pengelola sebelumnya.

Kondisi ini, menurut Nasih, memerlukan identifikasi yang mendalam terkait potensi tambang yang tersisa serta langkah-langkah konservasi yang perlu dilakukan.

"Harus dipastikan, apakah tambang tersebut masih memiliki cadangan yang layak atau tidak. Jika tambang berada di lokasi yang sulit dijangkau atau memerlukan penggalian dalam, investasi yang dibutuhkan tentu sangat besar," tambah Rektor Unair Surabaya tersebut.

Pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. (Liputan6.com/ Abelda Gunawan) © 2025 Liputan6.com

Nasih menekankan bahwa pengelolaan tambang yang dilakukan oleh perguruan tinggi memerlukan investasi yang cukup besar. Oleh karena itu, sangat penting bagi perguruan tinggi untuk melakukan analisis ekonomi yang mendalam guna menilai kelayakan dari usaha tambang tersebut.

"Perlu dihitung apakah investasi yang dikeluarkan sepadan dengan hasilnya. Jika tidak menguntungkan, maka perguruan tinggi harus berpikir ulang. Namun, jika hasilnya menjanjikan, tentu ini menjadi peluang besar yang patut dimanfaatkan," ujarnya.

Dalam konteks ini, perguruan tinggi harus mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk terjun ke dalam pengelolaan tambang.

Analisis yang cermat akan membantu mereka memahami risiko dan potensi keuntungan yang ada. Dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat mengambil keputusan yang lebih bijak mengenai investasi yang akan dilakukan.

Tambang dapat menjadi sumber pendanaan tambahan bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Nasih menyatakan bahwa jika izin tambang ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perguruan tinggi, terutama dalam mengurangi beban keuangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka kebijakan tersebut akan diterima dengan baik. Namun, keberhasilan ini tetap bergantung pada kesiapan dan analisis yang teliti.

Advertisement

"Jika hasil identifikasi menunjukkan potensi manfaat yang besar, tentu perguruan tinggi akan dengan senang hati menerima peluang ini," tutupnya.

Pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. (Liputan6.com/ Abelda Gunawan) © 2025 Liputan6.com
Berita Terbaru
  • Baru Sampai di Australia, Eks Anggota ISIS Langsung Dijerat Kasus Terorisme
  • Snake Eyes: G.I. Joe Origins, Intip Aksi Memukau Iko Uwais yang Kembali Gebrak Panggung Sinema Hollywood di Vidio!
  • Ring of Fire: 3 Alasan Wajib Mengapa Miniseri Sci-Fi Menegangkan Ini Harus Masuk Daftar Tontonanmu di Vidio!
  • Trump Ancam dan Serang 15 Negara Selama Menjabat Presiden AS
  • Ekonom Soroti Tantangan Ekonomi RI di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tekanan Sektor Riil
  • berita update
  • konsesi tambang
  • perguruan tinggi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
I
Reporter Ilyas Istianur Praditya
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.