Raih hak kelola Blok Brantas, Lapindo janjikan lifting gas 150 mmscfd
Presiden Direktur Lapindo Brantas Inc, Faruq Adi Nugroho, mengatakan produksi gas pihaknya saat ini berada di kisaran 20-25 mmscfd dan akan terus ditingkatkan hingga akhir 2018. Akhir tahun, target kita meningkat antara 30-35 mmscfd. Menurut rencana, kita akan semakin meningkat sampai 100 mmscfd pada 2022-2023.
Lapindo Brantas Inc kini kembali menjadi kontraktor eksisting di Wilayah Kerja (WK) atau Blok Brantas, Sidoarjo, Jawa Timur. Selanjutnya, perusahaan menargetkan dapat menghasilkan produksi gas hingga sebesar 150 juta kaki kubik per hari, atau 150 million metric standard cubic feet per day (mmscfd).
Presiden Direktur Lapindo Brantas Inc, Faruq Adi Nugroho, mengatakan produksi gas pihaknya saat ini berada di kisaran 20-25 mmscfd dan akan terus ditingkatkan hingga akhir 2018. "Akhir tahun, target kita meningkat antara 30-35 mmscfd. Menurut rencana, kita akan semakin meningkat sampai 100 mmscfd pada 2022-2023," jelas dia di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/8).
Dia menambahkan, target Lapindo Brantas akan terus ditingkatkan hingga produksi gas bisa mencapai 150 mmscfd pada 2025. Sehingga dapat ikut memberikan pemasukan bagi pemerintah daerah.
"Pada 5 tahun sejak perpanjangan, rencana kami bisa capai 150 mmscfd. Dengan target itu, kita bisa kontribusi cukup baik di wilayah (Jawa) Timur sampai Jawa Tengah dan seterusnya," urainya.
Dalam kontrak baru pengelolaan Blok Brantas ini, pihak pemerintah akan menerima bagi hasil produksi gas sebesar 48 persen, atau sedikit lebih kecil dari yang diterima kontraktor sebesar 52 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Faruq melanjutkan, Lapindo Brantas sejak saat ini sudah mulai berkoordinasi dengan pihak Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Langkah itu, tambahnya, pun mendapat dukungan dari masyarakat lokal.
"Kami berkoordinasi dengan Tim SKK (Migas). Semua berjalan lancar, hampir tak ada kendala. Masyarakat Sidoarjo sangat mendukung. Kami bekerja bareng dengan mereka," tutur dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Akibat semburan lumpur Sidoarjo, Blok Brantas tak diminati
PT Lapindo kembali kelola Blok Brantas selama 20 tahun
Diduga karena pondasi tak kuat, beton tanggul lumpur Lapindo roboh
Menteri Susi jadikan pulau lumpur Sidoarjo lokasi wisata pendidikan
11 tahun lumpur Lapindo, Djaja kembali usulkan teori Bernoulli
Jokowi tolak ganti rugi 30 pengusaha terdampak luapan Lapindo
Nasib warga terkena lumpur lapindo pasca BPLS dibubarkan Jokowi