LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PT INKA kebagian proyek rangkaian kereta LRT senilai Rp 4,05 triliun

"Kami akhirnya sepakat membuat itu dan harganya lebih bawah dari dana yang disiapkan yaitu Rp 4,05 triliun. Kami tidak gegabah, kami sepakat akan menyiapkan konsultan asing untuk memonitor pembangunan, sehingga kualitasnya juga gak kurang," kata Luhut.

2018-01-09 21:03:03
LRT
Advertisement

PT Industri Kereta Api (Persero) secara resmi telah ditunjuk sebagai pemegang proyek rolling stock (rangkaian kereta) LRT Jabodebek. Proyek tersebut memakan anggaran sebesar Rp 4,05 triliun dari total anggaran proyek LRT secara keseluruhan yaitu sebesar Rp 29,9 Triliun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proyek LRT akan mengedepankan konten lokal buatan dalam negeri.

"Kami akhirnya sepakat membuat itu dan harganya lebih bawah dari dana yang disiapkan yaitu Rp 4,05 triliun. Kami tidak gegabah, kami sepakat akan menyiapkan konsultan asing untuk memonitor pembangunan, sehingga kualitasnya juga gak kurang," kata Luhut di kantornya, Selasa (9/1).

Advertisement

Sementara itu, untuk motor penggerak yang ada di bawah kereta atau probosi akan tetap didatangkan dari luar negeri. PT INKA bertugas untuk mengalihkan teknologi.

"Motor penggerak kita akan pakai tetap dari luar karena kita belum bisa bikin mesinnya tapi kita minta alih teknologi. Jadi semua kita bikin. Cara begini akan kita bawa ke proyek lain. Jadi create Indonesia, manufacture Indonesia. Kalau ada yang kurang sedikit biarlah, karena ini produk dalam negeri, kita harus mulai menunjukkan kalau Indonesia bangkit dalam industrinya," ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT INKA, M Nur Sodiq mengatakan pengadaan probosi atau kereta penggerak menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam proyek pengadaan kereta.

Advertisement

"Untuk probosi karena kita belum menguasai. Probosi itu motor penggeraknya kereta. Jadi setiap kereta memiliki motor penggerak namanya probosi. Secara teknologi kita belum menguasai," kata Sodiq.

Untuk itu PT INKA akan menjalin kerja sama (partnership) dengan perusahaan asing. Namun, belum diputuskan perusahaan mana yang akan dipilih sebab harus melalui kajian untuk memilih perusahaan yang cocok.

"Semua berpotensi untuk kerja sama dengan INKA, tapi prinsipnya bahwa LRT Jabodebek ini INKA sebagai main contractor, kita yang mengerjakan."

Baca juga:
Ikut proyek LRT Jabodebek, PT INKA butuh tambahan pegawai hingga 1.000 orang
Menengok peluang dan dampak swasta bangun LRT di Tanah Air
Menko Luhut sambut niat Ratu Prabu bangun LRT Jakarta bisa tekan beban APBN
Syarat pemerintah agar LRT Ratu Prabu diberi lampu hijau dibangun di Jakarta
Bangun LRT, Sandiaga akan libatkan investor Korea, China dan Jepang

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.