Produksi kilang Bontang sumbang 235.000 barel BBM per hari
Produksi bahan bakar tersebut akan mendorong program ketahanan energi dan mengurangi jumlah impor bahan bakar di RI.
Pemerintah tengah melakukan percepatan pembangunan kilang yang masuk dalam skema infrastruktur energi, salah satunya pembangunan kilang di Bontang, Kalimantan Timur. Dari kilang ini ditargetkan akan memproduksi bahan bakar minimal 235.000 barel per hari.
Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Edwin Hidayat Abdullah mengatakan dengan adanya produksi bahan bakar tersebut akan mendorong program ketahanan energi dan mengurangi jumlah impor bahan bakar di Indonesia.
"Sudah 20 tahun kita tidak bangun kilang, dan Pertamina dengan roadmap yang kami susun dengan kementerian BUMN dan secara strategis diatur ESDM, jadi ketahanan energi. Ini seharusnya dilakukan sejak dulu. Sehingga kita tidak hanya memberi BBM tapi juga harus mendorong industri hilir," kata Edwin di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (9/2).
Dia menjelaskan, total kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia hingga 2025 mencapai 2,6 juta barel per hari. Dengan adanya pembangunan kilang di beberapa wilayah bisa mengurangi impor minyak hingga 2,2 juta-2,3 juta barel per hari.
"Tanpa adanya pembangunan kilang, 2025 kita jadi impor BBM yang besar. Jadi kita harus siap dengan kilang karena ini bagian dari ketahanan negara terutama di sektor energi," imbuhnya.
Selain pembangunan kilang Bontang, pemerintah juga tengah melakukan penyempurnaan dan perluasan beberapa kilang yang ada. Seperti di Cilacap dan Balikpapan, yang kemudian disusul oleh kilang di Dumai. Selain itu juga ada kilang Tuban yang terintegrasi dengan kompleks petrokimia.
Baca juga:
Pemerintah obral insentif gaet investor kilang Bontang
Pertamina cari mitra swasta bangun kilang minyak Bontang
ESDM sebut Indonesia punya pengalaman bangun kilang apung
Pertamina gandeng India olah sisa minyak mentah produksi Indonesia
Kilang apung LNG Blok Masela dinilai ancam penerimaan negara
Presiden Jokowi teken aturan pembangunan kilang minyak dalam negeri
Pemerintah rencana bangun 25 storage BBM di Indonesia Timur