Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM sebut Indonesia punya pengalaman bangun kilang apung

ESDM sebut Indonesia punya pengalaman bangun kilang apung Sudirman Said. ©2015 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo terkait fasilitas pengelolaan blok Abadi Masela.

Sudirman menjelaskan pihaknya sudah memberikan kajian kepada Presiden keuntungan dan kekurangan alternatif pengembangan blok Masela.

"Seluruh kajian itu akan didompleng karena memuat semua kajian, tidak penasaran sama keputusan apapun karena ada dasarnya," kata Sudirman kepada wartawan usai Rapat Kerja bersama komisi VII di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (3/2).

Sudirman mengklaim pihaknya mampu mengembangkan blok Masela melalui sistem offshore. Apalagi, menurut dia banyaknya tudingan tak punya pengalaman terkait pengembangan gas lepas pantai.

"Kalau dikatakan kita tidak punya pengalaman, ada pengalaman walaupun kecil-kecil. Kita memproses itu semua. Ini ada di Cepu," tuturnya.

Dari catatannya, Kementerian ESDM memberikan kajian kelebihan dan kekurangan masing-masing alternatif berbasis FLNG serta OLNG.

Pertama, dari segi pengadaan lahan, konsep FLNG pengadaan lahan terbatas hanya untuk basis pengadan logistik. Sedangkan konsep OLNG tidak ada keterbatasn lahan, karena wilayahnya sangat luas untuk pembangunan kilang Onshore LNG.

Kedua, dari segi konflik lahan, konsep FLNG sangat meminimalisir konflik lahan karena berada di laut. Sedangkan konsep OLNG sangat besar kemungkinannya terjadi konflik.

Ketiga, dari segi kontrak EPC, konsep FLNG menggunakan full lump sum. Sedangkan konsep OLNG menggunakan partial lump sum. Keempat, dari segi pengembangan derah, konsep FLNG jangkauannya lebih luas. Sedangkan OLNG sangat terbatas.

Kelima, dari segi sosial dan lingkungan, konsep FLNG pengaruhnya sangat minimal. Sedangkan OLNG pengaruhnya sangat besar karena langsung di darat.

Keenam, dari segi penyediaan infrastruktur gas, konsep FLNG dengan LNG lebih berkelanjutan. Sedangkan OLNG yakni melalui gas pipa, dirasa akan kurang berkelanjutan.

Ketujuh, dari segi fasilitas setelah kontrak berakhir, konsep FLNG dapat dialokasikan ke tempat lain. Sedangkan OLNG susah untuk dipindahkan.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP