Presiden Jokowi Perintahkan PUPR Bangun Seluruh Jalan Provinsi Pakai Aspal Karet
Saat ini penggunaan aspal bercampur karet baru diterapkan di tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Presiden Jokowi menyebut, berdasarkan laporan yang dia terima, hasil pembangunan jalan menggunakan aspal bercampur karet sangat bagus. Selain tak mudah rusak, juga dapat mengurangi kebisingan jalan raya.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuldjono menggunakan aspal bercampur karet dalam pembangunan jalan. Perintah ini berlaku untuk pembangunan jalan di seluruh provinsi di Tanah Air.
Saat ini, penggunaan aspal bercampur karet baru diterapkan di tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
"Sekarang jangan hanya di tiga provinsi. Perintahkan semua provinsi kalau aspal jalan pakai karet. Sehingga kita tidak bergantung pada pasar luar negeri," kata Presiden Jokowi saat bertemu petani karet di perkebunan rakyat Desa Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (9/3).
Presiden Jokowi menyebut, berdasarkan laporan yang dia terima, hasil pembangunan jalan menggunakan aspal bercampur karet sangat bagus. Selain tak mudah rusak, juga dapat mengurangi kebisingan jalan raya.
Kendati demikian, lanjut Presiden Jokowi, harga karet terbilang cukup mahal sehingga membutuhkan anggaran lebih dalam pembangunan jalan. "Sudah dicoba dan hasilnya bagus. Tapi 'pak harganya lebih mahal dikit'. Tidak apa-apa, beli. Saya perintahkan," ujarnya.
Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memerintahkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengurangi pengiriman bahan mentah karet keluar negeri. Presiden Jokowi ingin ada perusahaan dalam negeri yang mengelola langsung bahan mentah karet.
"Kita harus punya pabrik di sini sehingga tidak usah jauh-jauh. Karena pasar dunia sukanya mengatur. Kelihatan setok karet banyak tahan dulu, harga jatuh baru dibeli," katanya.
Baca juga:
Cerita Jalur Sepeda di Jalan Asia-Afrika yang 'Dikuasai' Motor
Genjot Harga Karet, Pemerintah Akan Manfaatkan Untuk Perlengkapan Jalan
Pembongkaran Gorong-gorong di Jalan Hayam Wuruk Menyisakan Kerikil dan Batu
Jawaban Mendes Eko Soal 191.000 Km Jalan Desa Dituding Setara 4,8 Kali Keliling Bumi
Memprihatinkan, Begini Kondisi Jalur Khusus Pejalan Kaki di Kampung Rambutan
Cek Fakta Klaim Jokowi Telah Bangun 191.000 Km Jalan Desa