Presiden Argentina Berani Potong Gaji Pejabatnya, APBN Langsung Surplus
Presiden Argentina menghentikan subsidi energi dan transportasi yang besar bagi negara itu, dan memangkas gaji lebih dari 30.000 pejabat pemerintah.
Presiden Argentina, Javier Milei menepati janjinya untuk menghasilkan surplus fiskal atau surplus APBN di tahun pertamanya. Bahkan, prestasi ini belum pernah terlihat selama lebih dari satu dekade dalam ekonomi Argentina yang selalu mengalami defisit.
"Hasil fiskal hari ini harus dipahami sebagai tonggak sejarah kita. Tidak ada lagi defisit di Argentina," kata Menteri Ekonomi Argentina Luis Caputo memposting di akun X pribadinya.
Melansir kantor berita Buenos Aires Time, Argentina berhasil membukukan surplus APBN yang setara dengan 1,8 persen dari produk domestik bruto (PDB). Padahal, terakhir kali negara di Amerika Selatan tersebut mencapai prestasi seperti itu adalah selama masa booming komoditas di negara tersebut.
Sejak menjabat lebih dari setahun yang lalu, Presiden Milei menghentikan hampir semua pekerjaan umum dan transfer ke provinsi-provinsi di negara itu. Bahkan, dia juga mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan memangkas pengeluaran pensiun dan gaji pegawai negeri sipil (PNS).
Tak hanya itu, kepala negara tersebut juga menghentikan subsidi energi dan transportasi yang besar bagi negara itu, dan memangkas gaji lebih dari 30.000 pejabat pemerintah.
Presiden Milei melakukan pemotongan drastis itu dengan suara minoritas yang tipis di kedua majelis Kongres. Dalam perjalanannya, kebijakan tersebut memveto dua RUU yang disahkan dengan margin lebar yang akan meningkatkan pengeluaran untuk pensiun dan pendidikan tinggi tahun lalu.
"Meskipun ada penolakan politik, mereka tetap menjaga kredibilitas mereka dengan membuat keputusan sulit terkait fiskal. Jadi, itulah kartu as mereka di tangan mereka," kata Stuart Sclater-Booth, Manajer portofolio untuk utang pasar berkembang di Stone Harbor Investment Partners.
Penghematan Selama Pemilihan Presiden
Kini, Presiden Milei membanggakan komitmennya terhadap penghematan selama pemilihan presiden sambil sering mengacungkan gergaji mesin. Namun, yang paling mengejutkan adalah dukungan tegas warga Argentina kepadanya, meskipun ada tindakan brutal.
Tingkat persetujuan terhadap kaum libertarian tetap mendekati 50 persen pada bulan Desember, menurut LatAm Pulse, survei yang dilakukan oleh AtlasIntel untuk Bloomberg News, dan optimisme tentang masa depan ekonomi terus tumbuh.
Berkat pemangkasan anggaran dan stabilitas ekonomi makro yang dilakukannya, Milei berhasil menurunkan inflasi tahunan dari hampir 300 persen menjadi 118 persen pada bulan Desember 2024.
Sementara terapi kejutnya memperparah resesi pada paruh pertama tahun ini, ekonomi Argentina tumbuh pada kuartal ketiga.
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan Argentina akan tumbuh lima persen pada tahun 2025.