LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Prabowo Mau Tambah Jumlah Kementerian, Bagaimana Nasib PNSnya?

Kementerian PAN-RB masih tunggu keputusan Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk penambahan kementerian menjadi 44.

Rabu, 02 Okt 2024 14:19:39
menpanrb
Menpan-RB Abdullah Azwar Anas (@ 2024 merdeka.com)
Advertisement

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PANRB) tengah menunggu arahan dari presiden terpilih, Prabowo Subianto terkait pengaturan aparatur sipil negara (ASN) untuk 44 kementerian baru.

"Pokoknya segala hal yang diputuskan oleh presiden terpilih, Kementerian PANRB menyiapkan berbagai exercise dan terkait dengan kebutuhan yang diperlukan," ujar Menpan RB Abdullah Azwar Anas selepas acara SAKIP Award 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (2/10).

Setelahnya, Anas mengatakan, Kementerian PANRB akan menyiapkan pengadaan ASN di kementerian baru tersebut untuk berbagai kelas jabatan.

"Kalau sudah diputuskan oleh pemerintah, kita sudah menyiapkan. Termasuk kelas jabatan, proses-proses pengisian dan lain-lain. Kemenpan RB mengikuti keputusan pemerintah untuk menyiapkan itu semua secara profesional," ungkapnya.

Advertisement

Adapun Kementerian PANRB sendiri sebenarnya telah melakukan koordinasi dan harmonisasi terkait pengelolaan anggaran untuk kementerian/lembaga baru, bersama Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono.

Namun, Anas belum mau membocorkan apa isi pembahasan bersama keponakan Prabowo tersebut. "Setelah diumumkan nanti baru saya komunikasikan," ucap dia singkat.

Advertisement

Isunya, kabinet Prabowo-Gibran bakal menambah jumlah kementerian dari 34 kementerian menjadi 44 kementerian. Menanggapi rencana itu, Ketua Banggar DPR RI periode 2019-2024, MH Said Abdullah menyebut, penambahan jumlah kementerian akan secara otomatis juga menambah jumlah komisi di DPR RI.

"Kalau untuk kementerian bertambah, sesuai dengan kebutuhan Bapak Presiden terpilih yang dilantik 20 Oktober nanti, kebutuhannya, katakanlah 40, 44, atau bahkan 45, maka dengan sendirinya Komisi juga akan bertambah," kata Said Abdullah kepada awak media di Kompleks Senayan DPR, Jakarta, Selasa (1/10) kemarin.

Anggaran Akan Naik Rp7 Miliar Per Tahun


Dalam hitung-hitungannya, jika kementerian kabinet Prabowo bertambah menjadi 44 maka jumlah komisi di DPR akan bertambah dari 11 menjadi 13 komisi. Saat ini, DPR RI masih menunggu keluarnya nomenklatur kementerian kabinet Prabowo-Gibran.

"Katakanlah Komisi 1, mereka mitranya sampai 17, kalau sudah tidak punya kemampuan, oleh itu kita kurangi, begitu juga komisi lain kita kurangi, kita sisir, kita pindahkan ke 12 dan 13, sambil menunggu nomenklatur atau STOK Kementerian baru dari presiden terpilih," beber dia.

Diakuinya, penambahan komisi ini berdampak terhadap kenaikan anggaran DPR RI. Dia memprediksi anggaran DPR RI naik sekitar Rp 7 miliar per tahun.

Advertisement

"Walaupun tambahan 2 komisi itu, penambahan anggarannya tidak lebih dari Rp 3-4 miliar saja. Karena kan jumlah anggotanya tetap, hanya pimpinannya saja yang nambah. Itu tidak lebih kami hitung maksimal hanya Rp 7 miliar per tahun," ucapnya.

Berita Terbaru
  • Keren! Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama Catat Rekor di Sirkuit Jerez
  • Kinerja Memuaskan, Anwar Hafid Masuk 10 Gubernur Terbaik Pilihan Anak Muda
  • Hasil dan Klasemen BRI Super League Malam Ini: Borneo FC Kalahkan Persik dan Ambil Alih Posisi Puncak dari Persib Bandung
  • TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
  • Menteri PPPA Minta Maaf Usai Usul Gerbong Perempuan di Tengah Rangkaian KRL
  • abdullah azwar anas
  • kemenpanrb
  • menpanrb
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
Y
Reporter Yunita Amalia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.