LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PPnBM tinggi ponsel mewah agar produsen investasi ke Indonesia

Mendag kesal Indonesia mempunyai pasar ponsel besar namun tidak ada industri di dalam negeri.

2014-04-07 11:53:09
Telepon seluler
Advertisement

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terus mematangkan rencana untuk pengenaan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20 persen untuk ponsel pintar dengan harga di atas Rp 5 juta. Ini harus diberlakukan agar Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impornya.

"Saya terus berbicara dengan Pak Hidayat (Menperin), Indonesia punya 220 juta pelanggan telepon seluler. Industri tak ada, kita terus diserang impor," ucap Lutfi di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (7/4).

Menurut Lutfi, dengan tingginya pajak bea masuk akan membuat industri ponsel mengalihkan produksi mereka ke Indonesia. Lutfi juga tidak mau ambil pusing mengenai risiko meningkatnya penyelundupan.

"Pemberdayaan industri dalam negeri. Kalau ilegal itu kecurangan. Jangan sampai kecurangan mengorbankan industri nasional," tegasnya.

Lutfi berharap dengan diterapkannya kebijakan ini nantinya akan membuat industri ponsel pintar dalam negeri meningkat. "Ini untuk smartphone harganya lebih tinggi dari Rp 5 juta. Memberikan kesempatan industri dalam negeri. Kita terus bicarakan ini," tutupnya.

Baca juga:
Menkeu ogah ponsel impor kena pajak barang mewah
Faktur bodong masih jadi favorit para pengemplang pajak
Pasokan terpangkas 100 persen buat harga cabe makin pedas
Izin ekspor Timah harus lebih spesifik
Ponsel impor kena pajak barang mewah perlu waktu

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.