Ponsel yang Dipakai Donald Trump Diduga Produksi China, Harganya Tak Sampai Rp10 Juta
Ponsel pintar tersebut akan menjalankan sistem operasi Android milik Google.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tertangkap kamera menggunakan ponsel yang diduga buatan China. Para ahli menamakan ponsel tersebut T1.
Adapun untuk satu unit harga HP T1 dijual USD499, atau setara Rp8,1 juta dengan asumsi kurs Rp16.341 per USD.
T1 sendiri diproduksi oleh perusahaan milik Presiden AS Donald Trump. Ponsel pintar tersebut akan menjalankan sistem operasi Android milik Google.
Trump Organization mengatakan ponsel itu akan pasarkan secara komersial dan dibuat di Amerika Serikat. Tetapi para ahli mencatat ponsel itu kemungkinan dirancang dan akan diproduksi oleh perusahaan China.
"Tidak mungkin ponsel itu dirancang dari awal dan tidak mungkin akan dirakit di AS atau diproduksi sepenuhnya di AS," Francisco Jeronimo, wakil presiden di International Data Corp dikutip CNBC.com di Jakarta, Kamis (19/6).
Manufaktur Amerika Tak Setangguh yang Dibayangkan
Senada, Direktur Penelitian di Counterpoint Research, Jeff Fieldhack, menambahkan bahwa AS tidak memiliki kemampuan manufaktur lokal yang tersedia. Saat ini, industri manufaktur banyak berlokasi di China.
Alhasil, pembuatan ponsel pintar menjadi sorotan setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif pada perangkat yang diimpor ke AS. Meskipun hal itu belum terwujud, presiden Amerika telah melakukan pengawasan ketat pada rantai pasokan Apple, mendesak pembuat iPhone tersebut untuk memproduksi ponsel andalannya di AS.
Seruan tersebut merupakan bagian dari keinginan Trump yang lebih luas untuk melihat lebih banyak produksi elektronik dilakukan di AS.
Beberapa ahli telah mencatat bahwa pembuatan iPhone di AS hampir mustahil dan tentu saja akan menaikkan harga produk secara substansial. Selain itu, memulai produksi skala besar di AS akan memakan waktu beberapa tahun.
Pembuatan ponsel sendiri akan memerlukan komponen asing. Meskipun beberapa perangkat diproduksi di AS, rantai pasokan ponsel pintar bersifat global, dan komponen ponsel berasal dari beberapa negara.