PLN Papua Kirim Tim dan Logistik, Percepat Pemulihan Listrik Sumatera Pasca Bencana
PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) mengirimkan tim khusus PDKB dan logistik untuk pulihkan listrik Sumatera pasca banjir dan longsor, membawa misi kemanusiaan.
PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) bergerak cepat mengirimkan bantuan. Mereka menerjunkan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dan logistik penting. Langkah ini untuk memulihkan infrastruktur kelistrikan yang rusak akibat banjir dan longsor di Sumatera.
Pengiriman bantuan ini bukan sekadar dukungan teknis, melainkan juga misi kemanusiaan. General Manager PLN UIWP2B, Diksi Erfani Umar, menyatakan hal tersebut di Jayapura pada Minggu (14/12). Tujuannya adalah mempercepat pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak bencana.
Bantuan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan optimisme masyarakat. Mereka dapat memulai kembali kehidupan serta aktivitas seperti sedia kala. Tim khusus dari Papua ini membawa harapan besar bagi warga Sumatera.
Misi Kemanusiaan dan Dukungan Teknis PLN Papua
Diksi Erfani Umar menjelaskan bahwa upaya PLN ini memiliki makna lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur. "Ini merupakan upaya kami PLN dalam mempercepat pemulihan kelistrikan karena memiliki makna yang lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur," katanya. Ini adalah wujud solidaritas untuk mempercepat pemulihan kelistrikan.
Tim khusus PDKB yang dikirim berjumlah lima personel. Mereka dilengkapi dengan 195 unit lampu emergency untuk penerangan darurat di wilayah Provinsi Aceh. Selain itu, tiga unit genset juga disalurkan ke beberapa lokasi di Provinsi Sumatera Utara.
PLN bergerak serentak untuk memulihkan kondisi pascabencana di Sumatera. Solidaritas ini juga diwujudkan melalui penggalangan donasi. Dana terkumpul nantinya akan dialokasikan untuk melengkapi kebutuhan material di luar dukungan infrastruktur kelistrikan.
Kesiapan Tim dan Dampak Positif Pemulihan Jaringan
Tim khusus yang diberangkatkan berasal dari PLN UP3 Sorong. Mereka telah dipastikan dalam kondisi sehat serta siap untuk bertugas. Petugas juga dibekali perlengkapan pendukung lengkap.
Prioritas utama dalam setiap pekerjaan adalah keselamatan. Seluruh pekerjaan tetap harus memprioritaskan keselamatan mengingat kondisi lapangan yang sangat menantang. Tim telah dilatih untuk menghadapi situasi sulit.
Ketua tim khusus PLN UIW Papua dan Papua Barat, Yudha Kurniawan, melaporkan kemajuan signifikan. Timnya berkolaborasi dengan tim khusus PLN UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar). "Di mana tim tersebut telah berhasil melakukan perbaikan jaringan di 15 titik," katanya.
Selain perbaikan jaringan, tim juga mengamankan instalasi kelistrikan pendukung. Sebanyak 50 titik instalasi kelistrikan pendukung lainnya telah diamankan di beberapa desa. Kecepatan tindakan ini memastikan listrik segera teralirkan kembali ke masyarakat.
Sumber: AntaraNews