PLN: Jakarta-Denpasar Naik Mobil Listrik Hanya Rp200.000-an
Direktur Mega Proyek PT PLN, Muhammad Ikhsan Asaad menyebut bahwa biaya pengisian daya mobil listrik lebih efisien daripada menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun memang untuk memiliki mobil listrik membutuhkan biaya lebih mahal.
Direktur Mega Proyek PT PLN, Muhammad Ikhsan Asaad menyebut bahwa biaya pengisian daya mobil listrik lebih efisien daripada menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun memang untuk memiliki mobil listrik membutuhkan biaya lebih mahal.
Mobil dengan BBM membutuhkan satu liter bensin untuk menempuh jarak 10 Km, sedangkan jika menggunakan mobil listrik dengan 5 kWh bisa menempuh jarak hingga 50 Km.
"Ini sudah kami buktikan dari Jakarta ke Denpasar itu menggunakan mobil listrik biaya listriknya Rp200.000-an. Sementara kalau menggunakan kendaraan ICE (mobil dengan BBM) kurang lebih Rp1,2 juta. Perbandingannya lebih efisien," jelas Ikhsan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI pada Selasa (1/2).
Kendati demikian, dia mengaku bahwa belanja modal (capex) atas mobil listrik masih dirasa jauh lebih mahal dibandingkan mobil BBM. Masih terdapat pajak-pajak yang cukup tinggi untuk memiliki mobil listrik.
PLN, kata Ikhsan, sudah melakukan sejumlah langkah untuk mendukung industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL BB) tersebut. Salah satunya bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta untuk pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
PLN saat ini memiliki 30 SPKLU yang tersebar di 22 lokasi di berbagai kota di Indonesia.
"kami memang mendorong supaya lebih banyak lagi yang mengisi daya di rumah, dan untuk itu kami memberikan beberapa insentif. Kalau mengisi baterai di rumah jam 10 malam sampai 5 pagi kita kasih insentif diskon 30 persen," tuturnya.
Selain itu, PLN juga bekerja sama dengan dealer mobil listrik untuk membantu pembeli yang ingin menambah daya listrik.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anggota DPR Ragukan Keberhasilan Pengembangan Industri Baterai Kendaraan Listrik
Anggota DPR: Holding Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Jangan Hanya Retorika
Joe Biden Ganti 650.000 Unit Mobil Dinas Pemerintah dengan Mobil Listrik
Jokowi: Mobil Listrik akan Jadi Motor Penggerak Industri RI di Masa Depan
BKPM: Ground Breaking Pabrik Baterai Mobil Listrik LG di Semester I