Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BKPM: Ground Breaking Pabrik Baterai Mobil Listrik LG di Semester I

BKPM: Ground Breaking Pabrik Baterai Mobil Listrik LG di Semester I Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Korea Selatan Sung Yun-mo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketertarikan investor asing untuk membangun pabrik baterai mobil listrik di Indonesia tampak semakin serius. Perusahaan asal Korea Selatan, LG Group melalui anak usahanya LG Energy Solution dikabarkan akan memulai tahap pertama konstruksi pabrik baterai mobil listrik dalam waktu dekat.

Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, LG akan melakukan peletakkan batu pertama alias ground breaking pada semester I 2021 ini.

"Jadi ini dari hulu ke hilir akan dibangun di Indonesia. Ground breakingnya semester I tahun 2021. Insya Allah ini akan langsung jalan," kata Bahlil dalam sesi webinar, Rabu (27/1).

Adapun pabrik baterai mobil listrik ini akan terbagi menjadi dua, yakni di sisi hulu akan dilakukan di Maluku Utara. Sementara, untuk hilir akan dibangun di kawasan industri Batang, Jawa Tengah.

Bahlil menjelaskan, untuk di sisi hulu LG akan membangun smelter dan tambang. Sedangkan di hilir akan dibangun katoda, prekursor, battery cell.

bkpm: ground breaking pabrik baterai mobil listrik lg di semester iRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebagai informasi, nilai rencana investasi proyek LG untuk baterai mobil listrik di Indonesia mencapai USD 9,8 miliar. Perusahaan telah menandatangani kerja sama konsorsium dengan pemerintah RI.

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut ditandatangani dengan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan pada 18 Desember 2020.

Selain LG, Bahlil melanjutkan, ada tiga perusahaan raksasa lain yang sudah menyatakan minat untuk berinvestasi di bidang industri sel beterai kendaraan listrik terintegrasi. Antara lain Tesla, CATL, dan BASF.

"Sekarang kita sudah masuk kepada CATL. Sudah kontrak sama pemerintah sama BUMN USD 5,2 miliar," tandas Bahlil.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP