Anggota DPR: Holding Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Jangan Hanya Retorika
Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian menyebut bahwa pembentukan holding pabrik baterai untuk kendaraan listrik jangan hanya sekadar retorika. Dia menekankan harus ada langkah konkret mewujudkan mimpi ini.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai proyek baterai kendaraan listrik pada Senin (1/2). Ramson mengungkapkan, DPR berharap ada penjelasan rinci mengenai rencana tersebut.
"Kami berharap ada penjelasan sejauh mana progres perencanaan dan pembentukan holding pabrik baterai untuk kendaraan listrik, dan bagaimana proses sinergi keikutsertaan BPPT dan LIPI dengan BUMN terkait dalam pembentukan dan pelaksanaan holding pabrik baterai tersebut dengan terukur dan tidak hanya retorika untuk konsumsi publik, tapi sudah ke betul-betul ke langkah-langkah konkret," jelas Ramson dalam RDP.
RDP ini dihadiri oleh Ketua Tim Percepatan Proyek Electric Vehicle (EV) Battery Nasional, Dirut PT Pertamina (Persero), Dirut MIND-ID, Dirut PT PLN (Persero), Dirut PT Antam Tbk, Dirut PT LEN Industri (Persero), Kepala BPPT dan Kepala LIPI.
Beberapa hal yang dibahas termasuk soal roadmap pengembangan industri Electric Vehicle (EV) baterai di Indonesia, dan progres perencanaan dan pembentukan holding pabrik baterai untuk kendaraan listrik.
Selain itu juga turut dibahas mengenai proses sinergi keikutsertaan BPPT dan LIPI dengan BUMN terkait dalam pembentukan dan pelaksanaan holding pabrik baterai untuk kendaraan listrik.
Ramson menyatakan, DPR siap mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik tersebut. "Kita dukung ini baik dari sisi kebijakan dan anggaran. Ini harus jalan," tuturnya.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya