LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pinnacle Investment luncurkan reksa dana indeks XPTF

PT Pinnacle Persada Investama (Pinnacle Investment) meluncurkan reksa dana indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF (XPTF) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). XPFT bertujuan mereplikasi kinerja indeks FTSE Indonesia serta memberikan investor eksposur pasar yang luas terhadap pasar ekuitas di tanah air.

2018-09-10 11:17:33
bursa saham
Advertisement

PT Pinnacle Persada Investama (Pinnacle Investment) meluncurkan reksa dana indeks Pinnacle FTSE Indonesia ETF (XPTF) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/9).

XPFT bertujuan mereplikasi kinerja indeks FTSE Indonesia serta memberikan investor eksposur pasar yang luas terhadap pasar ekuitas di tanah air. Adapun XPTF merupakan produk ETF ke-8 yang diluncurkan oleh perusahaan.

"Melalui peluncuran XPFT, ini menandai inisiatif pertama kami untuk bermitra dengan “Global Index Provider” yang tekemuka di dunia, FTSE Russell, untuk menerbitkan ETF baru yang secara khusus di desain untuk mereplikasi kinerja dari indeks FTSE Indonesia," tutur
President & Chief Executive Officer (CEO) Pinnacle Investment Guntur Putra di BEI, Senin.

Advertisement

Ia menambahkan, kerja sama itu merupakan bentuk inovasi Pinnacle untuk menghadirkan produk investasi yang inovatif, transparan, dan likuid yang sebelumnya tidak tersedia bagi sebagian besar investor di Indonesia.

"Kami senang bekerja sama dengan FTSE Russell, menyediakan investor global dan regional cara baru yang lebih efisien mengakses pasar Indonesia melalui ETF terbaru kami. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, investor dapat berinvestasi di produk ETF yang kinerjanya mereplikasi indeks FTSE Indonesia," ujar Managing Director & Chief Investment Officer (CIO) Pinnacle Investment Andri Yauhari.

Andri juga mengungkapkan, per Jumat pekan lalu (7/9/18), total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Pinnacle Investment untuk produk reksa dana mencapai Rp 4,5 triliun. "Dari total dana kelolaan tersebut sekitar 95 persen dikontribusikan reksa dana ETF," papar Guntur Putra.

Advertisement

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Gandeng BRI Finance dan SMF, Jamkrindo permudah karyawan dapat rumah
Aturan direvisi, UKM dan perusahaan rintisan dipermudah melantai di bursa saham
Jaga pasar modal dari gejolak dunia, investor RI diminta tumbuhkan nasionalisme
Kembangkan produk wealth management, Reli Sekuritas incar nasabah kaya RI
Hadirkan efisiensi, BRI kaji tambah satelit baru
Matahari lakukan buyback saham hingga Rp 1,25 triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.