LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina sebut holding migas bisa potong rantai distribusi

Direktur Hulu PT Pertamina Syamsu Alam mengatakan banyak manfaat positif yang diperoleh dengan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas. Adanya holding diharapkan mampu mempermudah operasional dan memperpendek rantai distribusi.

2017-04-10 20:10:37
Pertamina
Advertisement

Direktur Hulu PT Pertamina Syamsu Alam mengatakan banyak manfaat positif yang diperoleh dengan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas. Adanya holding diharapkan mampu mempermudah operasional dan memperpendek rantai distribusi.

"Kalau di hulu kita enggak ada masalah. Saya enggak tahu mana yang digabung pastinya. Barang kali nanti akan lebih mudah operasionalnya dan lebih pendek rantai distribusinya," ujar Syamsu di Jatibarang, Jawa Barat, Senin (10/4).

Syamsu menjelaskan saat ini banyak anak usaha BUMN Migas sama-sama melakukan aktivitas untuk mencapai target produksi. Untuk itu, perlu dilakukan penyederhanaan agar dapat memotong rantai operasional yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan secara keseluruhan.

Advertisement

"Misalnya PGN mau digabung dengan Pertagas dan Pertamina. Saya kira Pertagas dan Pertamina dua entitas yang aktivisnya mirip-mirip, yang barangkali tidak perlu. Jadi lewat holding yang sama bisa disatukan," ungkapnya.

Syamsu menambahkan holding migas nantinya juga akan mempermudah dalam pengontrolan anak usaha. Selain itu, dengan holding BUMN tidak perlu melakukan penambahan anak usaha.

"Kalau holding anak usaha tambah, saya kira tidak. Tapi lebih memudahkan operasional dan memudahkan dalam investasi," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Maret 2017, produksi minyak Pertamina EP hanya 95 persen dari RKAP
Ini cara Pertamina kembangkan teknologi dalam produksi migas
Mei 2017, Pertamina ambil alih lapangan migas Jambaran-Tiung Biru
Iran disanksi AS, Pertamina pikir ulang soal kerja sama perminyakan
Moody's naikkan peringkat Pertamina jadi Investment Grade
Hasil uji coba minyak Iran di Kilang Cilacap keluar minggu depan
Impor Pertamax dan elpiji meroket di 2017

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.