LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina butuh USD 60 juta per hari, Jokowi perintahkan dikurangi

Presiden juga meminta Pertamina menekan harga avtur agar menarik perhatian maskapai penerbangan.

2015-09-08 16:26:05
Rupiah Merosot
Advertisement

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama beberapa menteri bidang ekonomi. Presiden juga mengundang Dirut Pertamina Dwi Soetjipto. Bahasannya terkait pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan beban yang ditanggung Pertamina berkaitan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Anjloknya nilai tukar rupiah yang hari ini menembus level Rp 14.200 per USD atau terburuk sejak krisis 1998, berpotensi menambah beban bagi keuangan Pertamina. Presiden Jokowi meminta Pertamina mengurangi kebutuhan dolar yang per hari bisa mencapai USD 60-80 juta.

"Ditugaskan kepada Direktur Pertamina dan Menteri ESDM mengambil langkah-langkah agar beban yang besar untuk kebutuhan dolar pada kita semua bisa dikurangi," jelas Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/9).

Advertisement

Dalam rapat bersama Pertamina, Presiden juga menyoroti kebutuhan dan harga avtur. Presiden meminta Pertamina menekan harga avtur agar menarik perhatian maskapai penerbangan.

"Manfaatnya adalah pesawat-pesawat yang saat ini selalu transit di Singapura untuk isi bahan bakar, maka mereka nanti bisa langsung ke Indonesia," jelas Pramono.

"Baik dari Emirates, Qatar, Etihad, dan pesawat lain yang perjalanan panjang, terutama dari Eropa. Kalau itu bisa dilakukan, tentunya bisa berikan manfaat bukan hanya dalam dunia penerbangan, tapi juga pariwisata," tutupnya.

Advertisement

Soal pasokan BBM, Presiden menginstruksikan Menteri ESDM Sudirman Said dan Pertamina segera membangun kilang minyak.

"Tadi arahan presiden, bahwa selambatnya mulai dari sekarang segera disiapkan sampai tahun depan, pemerintah dalam hal ini Menteri ESDM dan Pertamina mulai untuk menyiapkan diri membangun kilang dan storage untuk jangka panjang, mudah-mudahan 2018 sudah terselesaikan," katanya.

Baca juga:
Tekan kerugian Pertamina, pemerintah ogah pangkas harga premium
Dorong pembangunan kilang minyak, Presiden Jokowi terbitkan Perpres
DPR sebut terminal gas apung Lampung salah perencanaan
Pertamina klaim tak bisa dikalahkan Petronas
Sebelum 1980, sumur Indonesia simpan 90 persen minyak
Siap-siap, gelombang PHK pekerja tambang Indonesia bakal terjadi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.