LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertama Kali, Kripto Asal Indonesia Bakal Melantai di Bursa Eropa

CEO Eshark, Steven Taslim mengatakan, Eshark Token merupakan kripto yang dibangun di atas jaringan Binance Blockchain BEP-20, kripto lokal ini mengusung konsep Crypto for Gamers.

2021-11-01 16:10:00
aset kripto
Advertisement

Kripto Games Pertama asal Indonesia Eshark (ESHK) berencana bakal melantai bursa di Bursa Eropa dalam waktu dekat ini. Saat ini, Eshark tengah merampungkan proses listing di bursa eropa.

CEO Eshark, Steven Taslim mengatakan, Eshark Token merupakan kripto yang dibangun di atas jaringan Binance Blockchain BEP-20, kripto lokal ini mengusung konsep Crypto for Gamers. Dalam hal ini, Eshark akan menggandeng WhiteBit sebagai platform perdagangan mata uang digital global di eropa untuk rencana listing tersebut.

"Ada banyak penawaran dari cypto exchange kepada ESHK, salah satunya dari WhiteBIT. Dan mengapa kita memilih WhiteBIT untuk listing pertama kali, alasannya karena WhiteBIT memiliki volume market cap yang tinggi," ujar Steven dalam keterangannya, Senin (1/11).

Advertisement

Steven juga menjelaskan alasan lain mengapa ESHK listing pertama kali di Eropa, yaitu untuk memenuhi persyaratan agar kripto dapat listing di pasar dalam negeri, di mana minimal kripto yang akan didaftarkan telah listing di tiga pasar global.

"November kita akan listing di dua crypto exchange, salah satunya WhiteBIT. Dan satu lagi pada Desember. Namun kita belum bisa mengumumkan dua crypto exchange mana yang akan kita pilih," kata Steven.

Steven juga mengatakan, ke depannya Eshark Token akan terus menciptakan kerja sama dengan banyak influencer dan atlet esports sebagai upaya meningkatkan brand awareness.

Advertisement

Dia menambahkan terkait keberhasilan Eshark dalam fase Initian Coin Offering (ICO) beberapa waktu lalu yang mencapai 98 persen dari 20 miliar token yang ditawarkan kepada publik Indonesia.

"Pertama ICO ini dilaksanakan sesudah Eshark ini membangun komunitas, jadi itu sebuah langkah yang benar. Itu hal yang sama seperti Tokokripto, kami membangun komunitasnya dulu, kami membangun use case-nya dulu, baru setelah itu kita ICO token," tandasnya.

Baca juga:
Intip Potensi Aset Kritpo di Indonesia yang Terus Berkembang
Kaji Fatwa Cryptocurrency dan Pinjol, MUI Tak Mau Tergesa-gesa
NU Jatim Usul Cryptocurrency Haram, Bappebti Jelaskan Cara Pengawasan Perdagangannya
Mengenal Cryptocurrency, Sejarah Awal Hingga Berpolemik Dinyatakan Haram
Kemendag Pastikan Kripto Layak Jadi Investasi
Aset Kripto Ramai Disebut Haram, Ini Kata Bappebti

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.