LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perkembangan Hilirisasi Nikel Paling Pesat di Indonesia

Staf Khusus (Stafsus) Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Irwandy Arif mengungkapkan perkembangan hilirisasi industri Mineral dan Batubara (Minerba) yang paling cepat adalah hilirisasi nikel.

2023-06-12 18:49:47
Nikel
Advertisement

Staf Khusus (Stafsus) Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Irwandy Arif mengungkapkan perkembangan hilirisasi industri Mineral dan Batubara (Minerba) yang paling cepat adalah hilirisasi nikel.

"Memang kalau kita lihat yang paling pesat perkembangannya hilirisasi nikel, di mana sudah lebih dari 100 smelter yang ada yang mengarah kepada industri besi baja, dengan produk Nickel Pig Iron (NPI) dan feronikel," kata Irwandy dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 Untung Rugi Larangan Ekspor Mineral Mentah, Senin (12/6).

Di samping itu, juga menyusul belasan smelter lainnya yang akan mengarah pada produksi baterai. Selain itu, untuk hilirisasi bauksit kini juga mengalami perkembangan. Tercatat ada 4 perusahaan yang sudah menghasilkan alumina dari bauksit.

Advertisement

"Kita lihat ada perkembangan juga yang terjadi di industri bauksit yang mengarah pada alumina dan aluminium. Jadi, dari industri bauksit ini ada 4 perusahaan sudah menghasilkan dari bijih bauksit ke alumina," ujarnya.

"Kemudian ada beberapa 1 atau 2, satu sudah eksis menghasilkan dari alumina ke alumunium, dan satu lagi berkembang di Kalimantan Utara untuk menghasilkan aluminium," tambahnya.

Sedangkan, untuk produk komoditas pertambangan lainnya yang sudah berkembang hiliriasainya adalah tembaga. Dimana terdapat 3 perusahaan besar yang melakukan hilirisasi industri tembaga yakni PT Freeport Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Advertisement

"Yang akan membangun pasti itu sudah berjalan ada 2, yaitu smelter yang ada di Gresik milik Freeport dan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara di Nusa Tenggara Barat," ujarnya.

Kemudian untuk hilirisasi industri bijih besi dan seng saat ini sedang dalam proses berkembang. Menurutnya, Pemerintah perlu mendorong perusahaan-perusahaan yang sedang membangun smelter dua komoditas tersebut.

"Dari bijih besi, dan seng yang sedang jalan. Kalau kita lihat perkembangannya cukup cepat tetapi perlu dorongan Pemerintah untuk mereka-mereka yang sedang membangun smelter," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Indonesia Siap Pasok Baterai Kendaraan Listrik ke Amerika Serikat
VW, Ford, dan Mitranya Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia
Luhut akan Berkunjung ke AS Besok, Bahas Diskriminasi Produk Nikel RI
Melihat Cadangan Nikel di Sorowako Sulsel Dikeruk untuk Mobil Listrik
4 Negara Komitmen Bangun Smelter Nikel di Luwu Timur
Larang Ekspor Barang Mentah, Jokowi Tak Takut Dimusuhi Banyak Negara

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.