LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional

Anggota DPR RI Siti Mukaromah menyoroti peran vital Perempuan Pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi keluarga, di tengah tantangan kenaikan harga energi dan bahan baku.

Sabtu, 25 Apr 2026 07:02:59
perempuan pelaku umkm
Anggota DPR RI Siti Mukaromah menyoroti peran vital Perempuan Pelaku UMKM dalam menggerakkan ekonomi keluarga, di tengah tantangan kenaikan harga energi dan bahan baku. (AntaraNews)
Advertisement

Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah menegaskan bahwa perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peranan kunci dalam upaya penguatan ekonomi. Peran strategis ini terutama terasa di tingkat keluarga, didukung oleh berbagai kegiatan pemberdayaan seperti bazar dan promosi produk lokal yang aktif.

Pernyataan tersebut disampaikan Siti Mukaromah usai meninjau Bazar UMKM dalam rangka Fatayat Fest yang diselenggarakan oleh Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banyumas. Acara ini berlangsung di kompleks Menara Teratai, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, pada hari Jumat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perempuan untuk berdaya dan memberikan dampak positif, khususnya dalam penguatan ekonomi keluarga. Banyak UMKM di bazar tersebut didirikan dan dikelola oleh perempuan, menunjukkan potensi besar mereka.

Peran Strategis Perempuan dalam UMKM untuk Ekonomi Keluarga

Pemberdayaan perempuan melalui sektor UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga secara langsung. Lebih jauh, inisiatif ini juga berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi serta pendidikan anak dan keluarga secara lebih optimal.

Advertisement

Kegiatan seperti bazar dan acara serupa sangat penting untuk terus diperluas dan diperbanyak. Hal ini bertujuan menyediakan ruang bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka, memperluas jaringan pemasaran, dan menciptakan nilai tambah dari produk yang dihasilkan.

Inisiatif ini dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk penguatan ekonomi nasional. Terlebih lagi, dalam kondisi saat ini, UMKM masih sangat memerlukan dorongan dan dukungan maksimal dari berbagai pihak agar dapat terus berkembang.

Advertisement

Tantangan UMKM: Kenaikan Harga Energi dan Bahan Baku

Di balik potensi besar tersebut, perempuan pelaku UMKM juga menghadapi sejumlah tantangan serius yang perlu diatasi. Anggota DPR Siti Mukaromah menyoroti kenaikan harga energi dan bahan baku sebagai masalah utama yang berdampak langsung pada biaya produksi UMKM.

Sebagai contoh, kenaikan harga elpiji nonsubsidi kemasan tabung 12 kilogram cukup signifikan, dari sekitar Rp192 ribu menjadi lebih dari Rp228 ribu per tabung. Kondisi ini sangat memberatkan pelaku usaha, terutama yang sangat bergantung pada penggunaan kompor gas dalam proses produksinya.

Selain itu, kenaikan harga bahan kemasan seperti plastik dan material pendukung lainnya juga menambah beban biaya operasional bagi pelaku UMKM. Hal ini pada akhirnya berdampak pada peningkatan harga jual produk di tingkat konsumen, yang bisa mengurangi daya saing.

Solusi dan Sinergi untuk Keberlanjutan UMKM

Guna menyiasati kondisi kenaikan harga tersebut, Siti Mukaromah mengimbau pelaku UMKM agar lebih kreatif dan efisien dalam penggunaan bahan baku. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang atau kertas bersih sebagai pengganti plastik untuk produk tertentu.

Selain itu, masyarakat sebagai konsumen juga diajak untuk turut berkontribusi aktif dalam mendukung keberlanjutan UMKM. Kebiasaan sederhana seperti membawa wadah atau kantong belanja sendiri saat berbelanja dapat mengurangi penggunaan plastik dan membantu menekan biaya operasional pelaku usaha kecil.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan UMKM, khususnya yang digerakkan oleh perempuan, dapat terus berkembang. Kolaborasi ini menjadi pilar penting dalam penguatan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global dan nasional yang terus berubah.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
  • Program Umara Stimulus Nyata UMKM Banjarmasin: Pinjaman Modal Tanpa Bunga Hingga Rp100 Juta
  • Krisis Bahan Bakar Lumpuhkan Operasional TPA Burangkeng Bekasi, Sampah Menumpuk
  • Polda Jateng Ringkus Tiga Residivis Kurir Narkoba di Salatiga dan Semarang
  • Dekranasda Gorontalo Perkuat Komitmen Majukan Kerajinan Karawo, Siap Tembus Pasar Nasional
  • bahan bakar
  • dpr ri
  • ekonomi keluarga
  • fatayat nu
  • kenaikan harga
  • konten ai
  • merdekaantara
  • pemberdayaan perempuan
  • perempuan pelaku umkm
  • purwokerto
  • siti mukaromah
  • umkm indonesia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.