LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per Juni 2017, realisasi investasi KEK capai Rp 221 triliun

Per Juni 2017, realisasi investasi KEK capai Rp 221 triliun. Total sasaran investasi di KEK sampai dengan 2030 sebesar Rp 726 triliun, dengan sasaran penyerapan tenaga kerja 632.583 orang. Ditargetkan seluruh KEK sudah bisa beroperasi tahun depan.

2017-08-01 12:39:15
Kawasan Ekonomi Khusus
Advertisement

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), mengungkapkan aliran dana investasi yang masuk ke KEK semakin tinggi. Ditargetkan seluruh KEK sudah bisa beroperasi tahun depan.

Total sasaran investasi di KEK sampai dengan 2030 sebesar Rp 726 triliun, dengan sasaran penyerapan tenaga kerja 632.583 orang. Realisasi investasi hingga 30 Juni 2017 sebesar Rp 221 triliun.

"Target operasinya tahun 2018 semuanya," kata Menko Darmin, dalam sebuah acara yang bertajuk 'Kawasan Ekonomi Khusus: Tinta Kemerdekaan dari Pinggiran' yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/8).

Dalam pembangunanya, KEK tidak hanya digarap oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan swasta sebagai investor. Hal tersebut, kata Menko Darmin, harus disambut gembira karena sesuai program strategis pemerintah Indonesia (RPJMN 2015-2019) adalah meningkatkan aksesibilitas infrastruktur bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, yang tentu saja sangat membutuhkan keterlibatan investor.

Menko Darmin menjelaskan, dalam upaya pemerataan ekonomi, pemerintah diharapkan bisa mendorong pusat pertumbuhan ekonomi melalui KEK. Tiga agenda utama KEK adalah percepatan pembangunan (terutama di luar Jawa), pengurangan kesenjangan (intra dan inter wilayah), dan daya saing ekonomi melalui nilai tambah dan rantai nilai atas bahan mentah/sumber daya alam nasional).

Menko Darmin meminta agar semua stakeholder terus bekerja keras membangun KEK berdaya saing dan berkelanjutan. "Kita perlu belajar bagaimana mancanegara membangun kawasan-kawasan kelas dunia mereka melalui karakter dan positioning tertentu untuk memperkuat posisi dan eksistensinya melalui branding strategy," ujarnya.

Menko Darmin menegaskan, positioning dan branding sangat penting di pasar investasi yang semakin kompetitif. Diperlukan terobosan pembentukan karakter dari KEK itu sendiri, agar mampu memposisikan dirinya secara tepat dan optimal terhadap pasar.

Sejak tahun 2012, telah ditetapkan 11 wilayah KEK. Dari sebelas KEK itu, 7 diantaranya bertema manufaktur, dan 4 lainnya kepariwisataan. Dua diantaranya, KEK Sei Mangkei (industri, 2015) dan KEK Tanjung Lesung (kepariwisataan, 2015) telah beroperasi.

Menko Darmin mengungkapkan, ada beberapa KEK yang akan dibahas dalam rapat Dewan Nasional awal Agustus ini. Targetnya menentukan KEK yang dapat dioperasikan pada tahun 2017.

"Ada tiga KEK yang akan dibahas secara khusus dalam Sidang Dewan Nasional itu, yaitu KEK Mandalika, KEK Palu dan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan. Sedangkan tiga KEK lain yang seyogyanya dapat beroperasi pada tahun 2017 ini, yaitu KEK Bitung, KEK Morotai, KEK Tanjung Api api, masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan pembangunan kawasannya," ungkapnya.

Tiga KEK lain, yaitu KEK Tanjung Kelayang, KEK Sorong, dan KEK Lhokseumawe memang masih relatif baru ditetapkan dan masih berada dalam tahapan pembangunan.

Baca juga:
Kadin siap cari investor untuk KEK
PLN siap pasok listrik ke Kawasan Ekonomi khusus Bitung
Darmin: Tolong Pemda segera selesaikan izin KEK Tanjung Kelayang
Gandeng Prancis, Indonesia punya sirkuit MotoGP di Lombok pada 2019
KEK Sei Mangkei dan Mandalika dapat investasi Rp 6 triliun
Darmin: Pengelola KEK jangan cuma ambil untung kenaikan harga tanah
Ini syarat penting wujudkan KEK Tanjung Api-Api

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.